27 C
Makassar
Tuesday, April 23, 2024
HomeParlemanOraski Mengadu ke Dewan Sulsel, Minta Tarif Angkutan Dinaikkan

Oraski Mengadu ke Dewan Sulsel, Minta Tarif Angkutan Dinaikkan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) Sulawesi Selatan, mengadu ke DPRD Sulsel minta tarif angkutan dinaikkan.

Mereka diterima Komisi D DPRD Sulsel, serta pihak terkait yakni Dinas Perhubungan Sulsel, berlangsung di ruang rapat komisi D Gedung Tower, Selasa (21/1/2020).

Menurut Ketua Komisi D, Jhon Rende Mangontang Oraski menganggap tarif angkutan saat ini tidak manusiawi. Oraski pun meminta penyesuaian tarif.

“Oraski ingin tarif angkutan dinaikkan agar sejalan dengan kesejahteraan mereka. Sangat layak dinaikkan karena pemerintah saat ini menggunakan standar minimal. Standar minimalnya tiga ribuan kilometer dan maksimalnya enam ratus per pkilo,” ungkap JRM sapaan akrabnya.

Ia mengaku cukup tercengang mendapat keterangan dari para pengurus Oraski Sulsel. Bahkan ia pun mendukung keinginan Oraski untuk meningkatkan tarif trayek.

“Dari informasi yang kami terima, selama 24 jam bekerja mereka hanya mendapatkan dua ratus ribua, kotor. Bersihnya tidak sampai seratus ribuan. Inikan tidak manusiawi lagi, mereka seharian bekerja,” tambah pria berkaca mata ini.

Pertemuan tersebut masih akan dilanjut dengan pertemuan berikutnya pada hari Kamis depan. Dimana akan menghadirkan Oraski, Dinas perhubungan dan pihak penyedia aplikasi.

“Jadi biar tidak terkesan ada yang disembunyikan. Lagipula dari mereka ada beberapa hal yang mempertanyakan kebijakan dari penyedia layanan aplikasi,” tambahnya.

JRM meminta agar harapan kenaikan tarif ini ditanggapi serius oleh pihak pemerintah provinsi. Hal ini lantaran pemerintah provinsi disebut memiliki kewenangan dari harapan-harapan yang disampaikan Oraski.

“Jadi diharapkan pemprov memperhatikan karena di keputusan menteri ada ruang gubernur terkait tarif. Provinsi menusulkan dan yang akan diputuskan oleh dirjen perhubungan darat. Semoga secepatnya ada surat ke dirjen agar kami kawal. Jika suratnya lama turun dari Dirjen kita minta ke gubernur untuk bikin pergub agar keresahan mereka terjawab,” bebernya.

Ia juga menegaskan, komisi D serius untuk mengawal penyampaian aspirasi ini. Tak naya Oraski, Rende menyebut ingin memastikan agar para penumpang jasa angkutan online aman dan nyaman.

“Komisi D akan perjuangkan sistem regulasi, akan studi banding ke jawa untuk melihat bagaimana perbandingan angkutan online di sana dengan di makassar. Bagaimana agar kenyamanan penumpang terjawab,” pungkasnya.

spot_img

Headline

Populer

spot_img