31 C
Makassar
Selasa, Juli 5, 2022
BerandaHeadlinePemilu Kelam, 304 Petugas KPPS Dilaporkan Wafat

Pemilu Kelam, 304 Petugas KPPS Dilaporkan Wafat

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali memutakhirkan data anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dinyatakan meninggal dunia dan jatuh sakit.

Saat ini, sebanyak 304 orang dikabarkan tewas, sementara 2.209 anggota KPPS lainnya dilaporkan sakit. Jumlah ini diperoleh dari data KPU pada Senin (29/4/2019).

BACA: Youtuber Asal Gowa Ditangkap Diduga Provokasi Hasil Pilpres

“Update data jumlah anggota KPPS wafat sampai saat ini 304 orang, sakit 2.209 orang. Total 2.513 orang,” ujar Sekretaris Jenderal KPU RI Arif Rahman Hakim kepada wartawan, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Jumlah saat ini bertambah dari sebelumnya yang mencapai 296 orang meninggal dan 2.151 sakit. Para anggota KPPS umumnya kelelahan atau mengalami kecelakaan.

Santunan Bagi Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

Kemenkeu sebelumnya telah menyetujui usulan KPU, untuk memberikan santunan biaya kepada keluarga anggota KPPS yang meninggal dunia sebesar Rp36 juta per orang. Angka itu sesuai dengan yang diajukan oleh KPU.

Ketua KPU Arief Budiman mengakui bahwa pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 di Indonesia merupakan suatu desain pemilu yang cukup berat, sebab desain Pemilu 2019 melalui tahapan-tahapan yang sudah diatur secara rigid dan harus dilakukan secara tepat waktu.

BACA: Update Real Count KPU: Prabowo-Sandiaga 43.73 Persen, Begini Perolehan Jokowi-Ma’ruf

Terlebih lagi, turut ditambah dengan beban penyelenggaraan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang digelar dalam waktu yang bersamaan.

Arief tak menampik bila ketatnya waktu tahapan pemilu inilah yang menjadi penyebab padatnya beban kerja petugas sehingga banyaknya petugas KPPS dan pengawas pemilu ‘berguguran’ di saat bertugas.

Penulis: Agus Mawan
BACA JUGA :  Persiapan Daftar di KPU, Parsindo Sulsel Road Show 24 Kabupaten Kota
spot_img
spot_img

Headline