BerandaDaerahPolres Bone Ungkap Kasus Kriminal Sepanjang Tahun 2020

Polres Bone Ungkap Kasus Kriminal Sepanjang Tahun 2020

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Di ujung tahun 2020, Kepolisian Resort (Polres) Bone merilis pengungkapan kasus kriminal yang ditangani sepanjang tahun 2020, Selasa (29/12/2020).

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung Kapolres Bone, AKBP Try Handako Wijaya Putra, S.IK, didampingi oleh Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Zaki SH.,S.IK, Kasat Lantas Polres Bone AKP Fitriawan, SH, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Bone, Ipda Sudirman,SH serta Paurhumas Bag Ops Polres Bone, Ipda Rayendra Mukhtar,SH.

Konferrensi pers tersebur berlangsung di Aula Publik, Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso. Kabupaten Bone.

AKBP Try Handako menyebutkan, kasus kriminal yang ditangani Polres Bone sepanjang tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun 2019.

Di tahun 2019 kasus kriminal yang ditangani tercatat 1.553 laporan masuk. Kasus yang diselesaikan 1.290, dan 263 kasus yang menunggak. Jika dipersentasekan, 83,06 persen. Sementara di tahun 2020 tercatat, 1.541 laporan masuk. Kasus yang diselesaikan 1.298. Menunggak 243 kasus. Jika dipersentasekan, 84,23 persen.

“Terjadi penurunan laporan masuk. Di tahun 2019, 1553 laporan. Di tahun 2020 turun 12 laporan, hanya 1541 laporan. Persentase turun 0,77 persen. Untuk penyelesaian perkara di tahun 2020 meningkat 1,17 persen dibandingkan tahun 2019,” jelasnya di hadapan awak media.

Kasus yang paling banyak ditangani di tahun 2020 oleh Polres Bone yaitu pencurian biasa dengan jumlah kasus 459 laporan. Berhasil diselesaikan 312.

Disusul penganiayaan, 243 laporan, yang diselesaikan 162 kasus. Pengeroyokan 61 laporan, selesai 48 kasus.

Kasus aniaya di bawah umur 29 laporan masuk, yang diselesaikan 19 kasus. Kasus membawa lari anak di bawah umur 15 laporan masuk, yang diselesaikan 8 kasus. Kasus setubuh anak di bawah umur 13 laporan, selesai 21 kasus. Pencabulan anak di bawah umur 7 laporan masuk dan selesai 5 kasus.

Kemudian untuk kasus penganiyaan berat, jumlah laporan masuk 3 dan semuanya telah selesai. Laporan masuk untuk kasus pembunuhan 6, selesai ditangani 3 kasus.

Kasus pencabulan 15 laporan masuk di tahun 2020, dan yang diselesaikan 16 kasus termasuk dengan kasus di tahun 2019.

Untuk kasus KDRT fisik 41 laporan masuk, kasus yang diselesaikan 19 kasus. Perzinahan 15 laporan masuk dan diselesaikan 20 kasus. Termasuk dengan kasus di tahun 2019. Penemuan orok bayi hanya satu laporan masuk, dan sampai saat ini belum diselesaikan.

Sedangkan laporan masuk untuk kasus tindak pidana khusus dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik seperti penghinaan dan pencemaran nama baik 25 laporan, yang diselesaikan 19 kasus. Penipuan online 33 laporan masuk, 16 yang diselesaikan dan jaminan fidusia laporan masuk 73, diselesaikan 43 kasus.

Alumni Akpol 2001 ini seraya menambahkan bahwa pencapaian kinerja yang kami lakukan baik ditingkat Polres maupun tingkat Polsek tidak lepas dari dukungan masyarakat Bone.

“Saya selaku Kapolres Bone bersama seluruh personel Polres dan Polsek jajaran mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat atas dukungannya dan disisi lain kami ada kekurangan. Oleh karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan Polres Bone tetap komitmen berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Bone” ucapnya.

AKBP Try berjanji kasus yang menunggak di tahun 2020 akan diselesaikan dalam waktu cepat. Beberapa kasus tidak selesai, kata dia, karena butuh lidik dan sidik lebih lanjut.

“InsyaAllah laporan masuk yang belum diselesaikan akan ditangani secepatnya,” tandasnya.

Penulis(*)