31 C
Makassar
Selasa, Juli 5, 2022
BerandaDaerahProgram PKSAI Sikamaseang dapat Apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah

Program PKSAI Sikamaseang dapat Apresiasi dari Pemprov Jawa Tengah

- Advertisement -

GOWA,SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan Dinas Sosial memberikan apresiasinya kepada program yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa.

Program Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) yang dicanangkan Dinas Sosial Kabupaten Gowa ini dinamakan PKSAI Sikamaseang.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Jawa Tengah Saptiwi Mumpuni mengatakan, penerapan program PKSAI di wilayah Kabupaten Gowa baik dari segi pelayanan, data, maupun inovasi yang dilakukan sangat bagus. Olehnya kedatangannya dalam kunjungan kerjanya untuk saling bertukar pikiran atas keberhasilan program yang telah dilakukan

“Kami ingin sharing mengenai PKSAI seperti layanannya bagi anak dalam situasi bencana, kondisi rentan, pencegahan, pengurangan resiko, dan perlakuan yang dilakukan saat ada penelantaran atau eksploitasi anak dan juga pada kekerasan pada anak,” katanya saat diterima Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (12/2/2020).

Saptiwi mengaku, hal itu dilakukannya untuk memperkuat kapasitas tim dari PKSAI Provinsi Jawa Tengah sekaligus mengetahui praktek yang sudah disusun oleh Kabupaten Gowa untuk bisa diadopsi ditempatnya.

“Kami ingin sama-sama belajar apa yang ada di Gowa untuk kita pelajari begitupun sebaliknya apa yang ada di kami mungkin bisa dipelajari oleh PKSAI Gowa agar bisa bersama-sama menuju Indonesia maju terutama untuk perlindungan anak,” jelasnya.

Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis mengaku apresiasi yang diberikan Pemprov Jateng ini sebagai suntikan motivasi untuk Pemkab Gowa agar semakin berbenah dalam mengelola PKSAI.

Ia menyebutkan, program tersebut dinamai Sikamaseang yang artinya saling mengasihi, program ini mulai digagas pada November 2016 lalu melalui Peraturan Bupati.

Salah satu pelayanan yang disediakan adalah terintegrasinya dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD), mulai dari Bappeda, Dinas Capil, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf, Dinsos, Dinas PMD, Dinas Pendidikan dan SKPD lainnya.

BACA: Juli 2020, Pemkab Gowa Mulai Bagikan 5.000 Sertifikat Tanah

“Kita berharap bisa saling mengadopsi apa yang yang telah diterapkan di daerah masing-masing khususnya dalam pemenuhan hak anak,” terasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Gowa Syamsuddin Bidol mengaku, PKSAI Gowa telah bekerjasama dengan beberapa SKPD terkait yang telah ditandatangani oleh Bupati Gowa agar penanganan cepat tuntas.

Salah satu contohnya, jika ada laporan anak tidak memiliki akte kelahiran, akan segera dikoordinasikan dengan Dinas Capil melalui jalur khusus untuk PKSAI agar segera ditindaklanjuti.

“Sama halnya dengan anak yang sakit dan ingin rujukan kami langsung kordinasikan ke RSUD, begitupun pelayanan lainnya yang menyangkut anak usia 0 hingga 18 tahun. Sehingga jika ada masalah terhadap anak penanganan cepat terlaksana,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya mengaku usai memberikan penanganan kepada anak, PKSAI Gowa turun langsung mengawasi hingga menuntaskan segala permasalahan. Tak hanya PKSAI Gowa juga telah bekerjasama dengan 28 panti asuhan terakreditasi di Gowa, sehingga bisa langsung ditempatkan pada salah satu panti asuhan tersebut jika ditemukan anak terlantar.

“Semua itu berkat komunikasi dan koordinasi yang lancar. Semoga ini menjadikan motivasi untuk terus memenuhi hak anak dan mari kita saling bejar apa yang telah kita terapkan di PKSAI Gowa maupun PKSAI Jawa Tengah,” tutupnya.

spot_img
spot_img

Headline