26 C
Makassar
Rabu, Januari 27, 2021
Beranda Ekbis Prudential Indonesia Luncurkan Asuransi Berbasis Syariah

Prudential Indonesia Luncurkan Asuransi Berbasis Syariah

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Perusahaan Asuransi Jiwa, PT. Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), secara resmi meluncurkan asuransi jiwa syariah (PRUCinta).

Peluncuran PRUCinta ini berlangsung di Iconic Cafe and Resto, Jalan Amanagappa, kota Makasaar, Kamis (12/3/2020) siang.

Asuransi berbasis syariah ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen Prudential Indonesia untuk memenuhi kebutuhan jaminan asuransi jiwa masyarakat Indonesia.

Hal ini tentu berangkat dari rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jiwa mereka.

Kondisi ini dibuktikan oleh data temuan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada tahun 2019, yang menunjukkan tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia hanya menyentuh angka 1,2% dibandingkan total PDB.

Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya, Indonesia terbilang sangat rendah, bahkan tertinggal jauh dari Korea Selatan yang sudah berada pada angka 8,4%, Jepang 6,2%, dan Tiongkok 2,8%.

Kemudian dari total jumlah peserta asuransi jiwa yang mencapai 17,8 juta jiwa, hanya 1,3 juta jiwa saja yang memiliki polis syariah (menurut data AAJI kuartal ketiga).

Selain itu, kehadiran PRUCinta ini menjadi bagian upaya edukasi kepada masyarakat terkait rendahnya pemahaman dalam hal mengelola keuangan, khususnya pada produk asuransi syariah.

Berdasarkan data survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2016 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat indeks inklusi asuransi syariah hanya mencapai 1,92%.

Sementara untuk tingkat indeks literasi asuransi syariah di Indonesia terbilang cukup memprihatinkan, sebab hanya menyentuh angka 2,51%.

Kehadiran PRUCinta ini tentu menjadi solusi bagi masyarakat, sebab diketahui penyebab utama kematian masyarakat dunia 60,26% diakibatkan oleh penyakit tidak menular (PTM).

Sedangkan jumlah kematian karena penyakit menular berada di urutan kedua dengan jumlah 29,02%. Disusul dengan kematian akibat kecelakaan (lantas, bencana, dll) dengan jumlah 10,19%.

Dengan begitu PRUCinta bertekad menjadi wujud aspirasi dan kontributor terkemuka di industri syariah Indonesia, serta menjadikan Indonesia sehat dengan produk ini.

“Sebagai produk asuransi jiwa dwiguna berbasis syariah pertama di industri, PRUCinta merupakan perwujudan aspirasi kami untuk menjadi kontributor terkemuka di industri ekonomi syariah Indonesia,” ujar Ari Purnomo, selaku Head of Sharia Bussines Prudential Indonesia.

“Yang tidak kalah penting, tentu kita akan menjadikan Indonesia lebih sehat serta menyediakan asuransi jiwa untuk seluruh masyarakat,” tegas Ari.

- Advertisement -

Headline