26 C
Makassar
Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaDaerahSatu Warga Bone Kategori PDP Dipulangkan

Satu Warga Bone Kategori PDP Dipulangkan

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Salah seorang warga Kabupaten Bone yang dikategorikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) beberapa hari yang lalu oleh Tim Percepatan Penanganan Covid-19, kini sudah kembali ke rumah setelah diisolasi di BLU RSUD Tenriawaru.

Juru bicara Tim Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Bone, dr.Yusuf mengatakan bahwa pasien tersebut sudah diperbolehkan pulang kerumah karena sudah tidak demam dan keluhan batuk sudah tidak ada.

“Untuk hari ini Jumat 20 maret 2020. Pasien PDP yang dirawat di Rumah Sakit Umum Tenriawaru telah dizinkan oleh tim dokter pulang dan sekarang sudah tiba dirumahnya. Tidak ada lagi demam dan keluhan batuk,” Katanya dalam keterangan rilisnya via whatsapp.

dr.Yusuf menerangkan, sebelum pulang pasien yang diisolasi tersebut terlebih dahulu dilakukan pengambilan spesimen swab yang dilakukan oleh laboran dari TGC Dinkes Bone.

“Sebelum pulang telah dilakukan pengambilaan spesimen swab oleh laboran dari TGC untuk selanjutnya dikirim ke Provinsi. Selanjutnya pasien tersebut mengisolasi diri di rumah dengan mendapat pengawasan dari puskemas Kading selama 14 hari terhitung saat masuk rumah sakit. Namun, sebelumnya telah dilakukan edukasi kepada keluarga untuk mengurangi kontak dengan yang bersangkutan,” lanjutnya.

Sementara itu, dr.Yusuf mengungkapkan ada satu pasien lagi di Rumah Sakit Dr.M Yasin Watampone dijadikan Orang Dalam Pengawasan (ODP) dalam kondisi stabil dan sementara menunggu hasil pemeriksaan radiologi. Untuk warga yang dikategorikan sebagai ODP, kini telah di rujuk ke rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Sinjai.

BACA: Direktur RSUD Andi Makkasau : Dua PDP dalam Kondisi Stabil

“Ada 1 orang dengan gejala mirip corona yang sempat di rawat di RS Hapsah dan kemarin jam 2.30 dirujuk ke RS Sinjai. Untuk kasus ini walupun tidak sepenuhnya memenuhi kriteria penegakan diagnosis covid karena tidak pernah pergi ke daerah terjangkit atau kontak dengan orang konfirmasi covid, tapi demi keselamatan pasien maka tetap dirujuk,”jelas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bone tersebut.

BACA JUGA :  NA Minta Testing Covid-19 Dimasifkan

dr. Yusuf menghimbau agar masyarakat tetap melakukan sosial distance (pembatasan interaksi) yakni dengan menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal, dan menjaga jarak antar manusia untuk mencegah potensi penyebaran virus corona (Covid-19).

BACA: Pasien Suspek Virus Corona di Bone, RSUD Tenriawaru Sterilkan IGD

Diketahui, dari hasil tersebut, hingga hari ini di Kabupaten Bone, jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) tetap 12 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 1 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya 1 orang menjadi 2 orang.

spot_img
spot_img

Headline