27 C
Makassar
Selasa, Februari 27, 2024
BerandaMetropolisTanam Perdana Pisang Cavendish di Lutim, Petani Terharu Terima Bantuan Bibit

Tanam Perdana Pisang Cavendish di Lutim, Petani Terharu Terima Bantuan Bibit

- Advertisement -
- Advertisement -

LUWU TIMUR, SULSELEKSPRES.COM – Petani di Luwu Timur (Lutim) menyambut baik program budidaya pisang cavendish yang digalakkan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Mereka sangat terharu karena diberikan bantuan bibit komoditi pisang ekspor tersebut.

Penanaman perdana pisang cavendish dilaksanakan di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Kamis, 4 Januari 2024. Petani pemilik lahan, Hamzah Rullah, menyampaikan rasa syukur atas bantuan bibit pisang cavendish yang diberikan. Di lahannya, juga ditanam durian, manggis dan mangga.

“Saya senang sekali karena adanya bantuan ini, harapannya mudah-mudahan bisa berhasil,” ujarnya terharu.

Petani lainnya, Dita Hermawaty, mengapresiasi program ini. Di kebunnya juga akan ditanami pisang cavendish.

“Ini jangan hanya sampai di sini, pokoknya kita harus kerja terus sampai menghasilkan. Supaya juga bisa seperti keinginan Pak Gubernur,” tuturnya.

Muhammad Abdul Azis, yang juga merupakan petani di Lutim menerima program dengan baik. Ia bersedia menanam di lahannya yang belum termanfaatkan.

Diketahui, Budidaya Pisang Cavendish terus digalakkan secara masif, utamanya memasuki tahun 2024.

“Daerah Luwu Timur ini sangat subur, selain sebagai daerah penghasil tambang yang sangat besar di Sorowako. Daerah ini punya potensi yang luar biasa, kelautannya, pertanian, perkebunan dan peternakan luar biasa,” kata Bahtiar.

Luwu Timur yang merupakan daerah paling Utara di Sulsel dan terjauh dari Kota Makassar juga menjadi daerah untuk digerakkan untuk budidaya pisang Cavendish.

Ketua DPRD Luwu Timur, Aripin, mengapresiasi kehadiran Pj Gubernur di Lutim untuk penanaman perdana ini. Ia menilai program ini sangat bagus dan akan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga ini berkembang dengan baik,” harapnya.

spot_img

Headline

Populer