31 C
Makassar
Sabtu, April 17, 2021
BerandaMetropolisBegini Awal Hadirnya Tehnologi Air Bersih untuk Warga Pulau di Sulsel

Begini Awal Hadirnya Tehnologi Air Bersih untuk Warga Pulau di Sulsel

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Angin segar bagi masyarakat Sulsel di pulau-pulau, saat ini sudah hadir tehnologi pengolahan air bersih langsung di minum dan pertama kali di Pulau Barang Caddi, Kota Makassar.

Kehadiran Air Siap Minum (Arsinum) di Pulau Barang Caddi Kota Makassar berawal saat Gubernur Sulsel, Prof H M Nurdin Abdullah bertemu dengan teman lama dari Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) di Pulau Dewata Bali.

Olehnya itu, Prof Nurdin Abdullah memberikan apresiasi kepada BPPT yang berhasil mendorong kebutuhan masyarakat. Dan tehnologi ini sudah digunakan diberbagai negara maju lainnya.

“Kita apresiasi dan terimakasih kepada teman-teman BPPT yang terus mendorong inovasi teknologi, sebenarnya teknologi ini sudah digunakan di berbagai negara yang memiliki pulau-pulau,” kata Prof Nurdin Abdullah, depan seluruh masyarakat Barang Caddi, Senin, 23 Desember 2019.

Dirinya menyampaikan juga bahwa hari ini kita bisa membuktikan BPPT hadir di salah satu pulau di Kota Makassar menghadirkan teknologi Arsinum. Air bakunya dari air laut, kita sudah minum, minumannya enak. Harapan kita depan kita minta lagi supaya ada instalasi untuk air bersih ke rumah-rumah dari air laut yang sudah diolah.

“Saya yakin kapasitas produksi ini cukup untuk penduduk Pulau Barang Caddi, ini cukup, ini kalau tidak salah sekitar 5.000 liter per hari. Nah sementara kebutuhan kita itu sekitar 3.000, jadi kita masih over. Nah ke depan kita berharap ini air minum langsung kita minum, tidak usah ibu masak, tadi langsung saya minum rasanya enak sekali, tinggal bawa galon. Soa nanti apakah ini berbayar kita akan minta nanti masyarakat di sini menentukan pengelolaannya supaya ini bisa berlangsung terus,” jelas mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 ini.

Sementara, Deputi Bidang Tehnologi Pengembangan Sumber Daya Air, Yudi Anantasena mengaku, tehnologi ini berawal dari diskusi dirinya dengan Prof Nurdin Abdullah bulan Agustus 2019 lalu.

“Ini baru di sampaikan pak Gubernur Sulsel sejak bulan Agustus lalu untuk membangun air bersih sebagai percontohan,” kata Yudi, di Pulau Barang Caddi, Senin, 23 Desember 2019.

Olehnya itu, Deputi BPPT menyampaikan terimakasih kepada orang nomor satu di Sulsel sudah memberikan kepercayaan kepada BPPT untuk membangun tehnologi ini.

“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada bapak Gubernur Sulsel. Sekali lagi kami sampaikan siap bekerjasama dengan Pemprov Sulsel maupun pemerintah kota,” katanya.

- Advertisment -

Headline