32 C
Makassar
Rabu, Februari 21, 2024
BerandaDaerahBupati Bone Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

Bupati Bone Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

PenulisYusnadi
- Advertisement -
- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Sekitar pukul 06.00 masyarakat Bone berdatangan ingin melaksanakan shalat idul Fitri di Lapangan Merdeka Jl Petta Ponggawae, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kamis (13/5/2021).

Dibeberapa pintu masuk disediakan bilik desinfektan dan disediakan masker bagi jamaah yang tidak mengenakan masker yang dijaga petugas dari TNI, Polri, Satpol-PP Bone, BPBD Bone dan organisasi pramuka.

Mereka datang dari sembilan pintu masuk ke Lapangan Merdeka yang telah disediakan oleh penyelenggara. Masing-masing pintu masuk ini dijaga petugas dari TNI, Polri, Satpol-PP Bone, BPBD Bone dan organisasi pramuka.

Mereka pun bertugas untuk memastikan para jemaah yang masuk ke tempat Salat Idulfitri telah memakai masker. Jika tidak ada jemaah mengenakan masker para petugas membagikan masker.

Sementara itu, ketika berada di Lapangan Merdeka sebagai tempat salat, dijaga oleh Satpol-PP Bone. Mereka bertugas untuk mengatur jarak antar jemaah dan menegur jika ada yang melepas masker. Sejumlah jemaah mendapat teguran karena melepas masker.

Nampak Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi bersama keluarga dan Forkopimda Bone berada di shaf terdepan berdampingan dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Bone, Dr.H.Wahyuddin Hakim, M.Hum yang nantinya bertindak sebagai Khatib.

Dimana acara dimulai pukul 07.00 Wita setelah Bupati Bone memberikan sambutan dan tata shalat idul Fitri.

Bertindak sebagai imam Salat Idulfitri adalah ustadz Taufik Mustamin yang juga imam Masjid Al Mujahidin (masjid tua), Taufik Mustamin. Sedangkan Pembawa khutbah Kepala Kantor Kemeneterian Agama (Kemenag) Bone, Wahyuddin Hakim.

Dalam sambutannya Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan pelaksanaan Idulfitri tahun ini patut disyukuri karena pemerintah mengizinkan salat secara bersama-sama di lapangan dan masjid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

Sebab, tahun lalu Salat Idulfitri dilaksanakan di rumah masing-masing karena umat manusia dan dunia terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Meski demikian, nikmat batiniah dan lahiriah pada bulan ramadan dan idulfitri ini membentuk karakter yang jujur dan peduli serta memperat silaturahmi yang selama ini sempat terabaikan.

Proses ibadah puasa, kata dia, sebagai bentuk integritas spiritual dan sosial.

“Ibadah spiritual berkaitan dengan Allah dan ibadah sosial berkaitan dengan hubungan manusia. Solidaritas sesama manusia terjaga. Maka setiap insan manusia memaknai idulfitri sebagai ampunan,” ucapnya.

Bupati Bone dua periode ini menyampaikan bahwa kita masih berjuang melawan pandemi Covid-19. Dampak ditimbulkan akibat Covid-19 membuat program pembangunan dan kegiatan Pemda Bone terganggu.

Maka dari itu, pemerintah terus melakukan langkah strategis agar semuanya bisa berjalan normal kembali. Salah satunya dengan program vaksinasi Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19 di Bone.

“Alhamdulillah sekarang dari data Satgas Covid-19 Bone, data Covid-19 turun secara signifikan. Semoga bisa dipertahankan,” harapnya.

Andi Fahsar, terus mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan hadsanitizer, menjaha jarak dan menghindari kerumunan.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh stake holder yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman selama ramadan sehingga masyarakat selama ramadan melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tawaduh.

Ia mengucapkan selamat idulfitri kepada seluruh masyarakat Bone.

“Selamat hari raya idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi. Taqabbalu minna wa minkum. Minal aidin wa faizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan melimpahkan rahmat dan ridanya kepada masyarakat Bone agar masyarakat mandiri berdaya dan sejahtera,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bone Wahyuddin Hakim yang membawakan khutbah idul Fitri meminta seluruh ummat Islam utama yang ada di lapangan merdeka agar mendoakan sesama muslim untuk Mujahidin Palestina atas tindakan arogan oleh kaum Yahudi sembari meneteskan air mata dan lebih banyak menekankan pada Bakti pada orang tua juga menyampaikan agar jamaah usai shalat segera memohon maaf pada kedua orang tua dan bagi yang sudah meninggal agar mendoakan kepada Allah SWT untuk ditempat pada tempat yang terbaik.

Kegiatan diakhiri dengan salam salaman ada yang berpelukan saling berangkulan beberapa diantaranya meneteskan air mata.

spot_img

Headline

Populer