26 C
Makassar
Selasa, Juli 5, 2022
BerandaHealthCara Mengatasi Stres Saat Mengurus Bayi Baru Lahir

Cara Mengatasi Stres Saat Mengurus Bayi Baru Lahir

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mengurus bayi baru lahir bukanlah perkara mudah karena bisa menguras energi fisik dan mental. Ibu yang baru melahirkan umumnya lebih rentan mengalami stres karena kadar hormon yang belum stabil, kurang tidur, serta fisik yang belum pulih usai persalinan.

Bayi baru lahir juga lebih sering menangis, sering buang air, dan memiliki pola tidur yang belum teratur. Kondisi tersebut dapat memicu stres, apalagi jika Bunda juga masih mengerjakan urusan rumah tangga lainnya.

Merasa stres bukan berarti Bunda gagal dalam menjalani peran sebagai ibu. Wajar kok jika Bunda merasa stres dengan tanggung jawab yang menumpuk.

Kendati demikian, stres sebaiknya ditangani dan tidak dibiarkan berlarut. Yuk, lakukan hal-hal berikut ini agar stres Bunda berkurang:

1. Membatasi kunjungan keluarga atau teman

Meski bermaksud untuk menunjukkan simpati dan ikut berbahagia dengan kelahiran Si Kecil, kunjungan kerabat dapat menyita waktu. Di samping itu, sering kali ibu yang baru melahirkan mendapatkan komentar yang kurang menyenangkan terkait fisik maupun cara mengurus bayi.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menolak sementara kunjungan kerabat sampai Bunda merasa siap. Beri pengertian bahwa Bunda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan peran yang baru.

2. Meluangkan waktu untuk diri sendiri

Saat Si Kecil tertidur, luangkan waktu sejenak untuk me time. Normalnya, bayi baru lahir menghabiskan waktu 14–17 jam dalam sehari, dengan durasi 2–3 jam setiap sesi tidur.

BACA JUGA :  Aneh..! Pria Ini Rela Tinggal Dipenjara Untuk Obati Stres

Di sela waktu tersebut, manfaatkan waktu untuk menonton serial kesukaan, berendam di air hangat, membaca buku, melakukan hobi, atau tidur agar tubuh kembali bugar.

3. Meminta bantuan orang lain

Jangan memaksakan diri untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Piring kotor yang menumpuk atau rumah yang berantakan mungkin membuat Bunda tidak tenang. Namun, pemulihan fisik Bunda dan menghabiskan waktu bersama Si Kecil lebih penting untuk dilakukan.

Bunda dapat meminta bantuan suami atau anggota keluarga lain dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Nenek Si Kecil dan anggota keluarga lain umumnya senang ketika dilibatkan dalam mengasuh bayi baru lahir. Manfaatkan bantuan mereka agar Bunda bisa rehat sejenak dan bersantai.

4. Meluangkan waktu bersama pasangan

Bermesraan dengan pasangan mungkin terasa sulit dilakukan setelah memiliki anak. Meski sulit, sempatkan untuk melakukan quality time berdua, bahkan sekadar menonton TV.

Keluarkan keluh kesah yang Bunda rasakan. Ungkapkan kepada pasangan bahwa dukungan dan bantuannya sangat berarti dalam menjalani peran sebagai orang tua baru.

spot_img
spot_img

Headline