24 C
Makassar
Jumat, April 23, 2021
BerandaHukrimCitra Polisi Akan Terus Tercoreng Jika Tak Serius Tangani Kasus Kekerasan Jurnalis

Citra Polisi Akan Terus Tercoreng Jika Tak Serius Tangani Kasus Kekerasan Jurnalis

- Advertisement -

MAKASSAR,SULSELEKSPRES.COM – Kasus dugaan kekerasan oleh terduga Oknum Aparat Polisi terdapat 3 Jurnalis Makassar sudah dalam tahap penyidikan.

Ketiga Jurnalis Makassar diantaranya, M Darwin Fatir dari LKBN Kantor Berita Antara, Isak Pasabuan dari makassar today.com dan M Saiful dari inikata.com, mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstra pada Selasa, 24 September 2019 lalu, di sekitar kantor DPRD Sulsel.

Pengajar Hukum Pidana Universitas Hasanuddin, Dr Amir Ilyas turut memberikan komentar bahwa kasus ini harus segera diproses oleh Kepolisian. “Oknum Polisi nya harus segera di proses,” ujarnya.

Menurut Dr. Amir Ilyas, kasus semacam ini harus secara serius ditangani, jika tidak dapat beresiko pada pencopotan Kapolda, karena menurutnya dugaan kekerasaan terhadap 3 jurnalis ini sudah menjadi perhatian publik.

“Saya kira Polda tidak boleh main-main dalam kasus ini, resiko Kapolda bisa dicopot kalau tidak serius dan menegakkan hukum dalam menindak anggotanya,” ungkapnya.

Senin (7/10/2019) kemarin, penyidik telah memeriksa dua saksi atas dugaan tindakan kekerasan oleh Oknum Polisi terhadap 3 Jurnalis ini. Dr. Amir Ilyas menambahkan jika proses hukum mereka tidak segera diselesaikan itu akan mencoreng citra Kepolisian.

“Citra polisi akan terus tercoreng kalau tidak segera di selesaikan,” tutup pengajar Hukum Pidana Universitas Hasanuddin ini.

Para  saksi didampingi oleh Tim advokasi hukum LBH Pers Makassar saat pemeriksaan oleh penyidik. Tim pendamping saksi masing-masing Firmansyah, Fajriani Langgeng, Hamka dan Abdul Kadir Wokanubun.

“Kami berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional karena semua bukti  foto dan rekaman sudah kami serahkan semua, tinggal polisi bekerja menuntaskannya,” tegas Kadir.

Ismail

- Advertisment -

Headline