25 C
Makassar
Tuesday, May 28, 2024
HomeDaerahGebyar Pertanian Mengangkat Komoditas di Bone

Gebyar Pertanian Mengangkat Komoditas di Bone

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, menggelar Gebyar Pertanian yang dipusatkan di Kawasan Ruang Terbuka Hijau, Bone Green Epicentrum, Jl Kalimantan, Kamis (16/3/2023).

Gebyar Pertanian ini bertujuan mengangkat komoditas pertanian di daerah julukan Bumi Arung Palakka.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 27 penyuluh berasal dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bone ini dengan berbagai lomba yang dilombakan dalam ajang tersebut, diantaranya Lomba Produksi Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) antar kecamatan, Lomba Pos Penyuluh Desa Terpadu (Posluhdes), Lomba Antar Balai Penyuluh Pertanian (BPP) se- Kecamatan, Lomba Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Lomba Cipta Menu dan Lomba Senam Poco-Poco antar BPP dan Bidang Lingkup Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone.

Kepala Dinas TPHP Bone, Andi Asman Sulaiman mengatakan bahwasanya kegiatan ini akhirnya berjalan dengan lancar dan juga merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan HJB ke-693.

“Kegiatan ini bukan hal yang pertama melainkan sudah yang kedua kalinya. Dimana, yang pertama itu, saat menjelang hari proklamasi, dan untuk kali ini Gebyar Pertanian dengan lebih banyak peserta serta perlombaannya. Tentu juga hadiahnya dan uang pembinaan senilai Rp 40 juta,” katanya saat ditemui sulselekspres.com.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone ini menambahkan Gebyar Pertanian menjadi ajang evaluasi bagi para penyuluh di seluruh kecamatan di Kabupaten Bone. Dan, juga berharap pada pemeliharaan kantor balai penyuluh pertanian yang di setiap kecamatan agar menjadi indikator.

“Melalui event ini, secara tidak langsung menjadi tolok ukur Dinas TPHP dalam menilai kinerja anggota selama jadi penyuluh di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Dikatakan, Andi Asman Sulaiman bahwa event ini juga sebagai silaturahmi antara Penyuluh dan Petani. Dikarenakan, tentu antara petani dan penyuluh itu bagaikan sayur dan garam.

“Yang terpenting disini untuk memupuk rasa persaudaraan antara satu dengan yang lainya tidak yang berbeda dan tidak ada jarak antara penyuluh dan petani,” jelas Kakak Kandung Gubernur Sulsel ini.

Gebyar pertanian ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Bone ke-693.

“Jadi selain ziarah makam, Gebyar Pertanian ini juga menjadi rangkaian euforia hari jadi Bone ke-693 tahun,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada euforia ini sekalian menjadi ajang silaturahmi antar penyuluh dengan pemerintah daerah.

“Lomba senam poco-poco ini selain menjadi sarana hiburan para penyuluh yang selama ini telah bekerja keras dalam meningkatkan produksi pertanian di kecamatan, juga menjadi sarana peningkatan silaturahmi antar para penyuluh di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Pantauan sulselekspres.com, dalam kegiatan Gebyar Pertanian. Nampak Kepala Dinas A. Asman Sulaiman terlihat ikut berjoged bersama para rekan-rekan media.

Kata Asman, keberhasilan penyuluh pertanian tidak lepas dengan peran awak media yang selalu memberikan informasi.

“Awak media adalah mitra terbaik karena melalui Medialah yang selalu memberikan informasi- informasi terkait program pertanian, khususnya di Kabupaten Bone,” bebernya.

spot_img

Headline

Populer

spot_img