31 C
Makassar
Senin, Juni 14, 2021
BerandaMetropolisLies F. Nurdin Tanggapi Soal Anak Warga Binaan Ikut Tinggal Di Lapas

Lies F. Nurdin Tanggapi Soal Anak Warga Binaan Ikut Tinggal Di Lapas

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Lies F. Nurdin selaku Ketua TP PKK Prov. Sulsel dan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Prov. Sulsel berkeliling di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Tingkat II, Sungguminasa, pada kunjungannya, Rabu (16/10/2019).

Setelah melakukan sosialisasi dan edukasi tentang kanker payudara kepada para warga binaan, Lies beserta rombongan meninjau langsung kondisi sel-sel yang menjadi tempat tinggal warga binaan.

BACA: Lies F. Nurdin Kunjungi Lapas Perempuan Sungguminasa

Ditemani oleh Kepala Lapas, Lies juga berinteraksi dengan beberapa warga binaan yang ada di sana. “Saya keliling dengan Kepala Lapas di sini. Saya sempat melihat beberapa anak warga binaan yang tinggal di sini,” ungkapnya.

Di Lapas Perempuan Tingkat II, Sungguminasa, banyak dihuni perempuan yang memiliki balita. Mereka hidup bersama di dalam Lapas.

BACA: Lies F. Nurdin Kunjungi Lapas Perempuan Sungguminasa

“Mereka masih kecil-kecil, ada yang baru lahir, ada yang sudah tujuh bulan. Kami lihat di sini lingkungannya bersih, hijau dan terkontrol semua, jadi Insya Allah anak-anak itu bisa tetap dekat dengan orangtuanya dalam keadaan yang kondusif,” jelas Lies.

Terkait dengan kondisi Lapas yang juga dihuni banyak anak-anak, Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Prov. Sulsel, Meisy Sari Bunga Papayungan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Agar bisa memberikan fasilitas layanan yang memadai bagi warga binaan dan balitanya yang ada di Lapas.

“Hak anak di Lapas memang belum dicover seluruhnya di Lapas, karena memang bukan peruntukannya di situ. Di sinilah peran lintas lembaga termasuk Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan , Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan itu perlu kami koordinasikan dulu agar layanan  tersedia dan bisa diakses,” jelas Meisy yang ikut dalam kunjungan.

Kedepan, diharapkan warga binaan yang memiliki balita dapat memiliki layanan kesehatan berupa BPJS. Selain itu bantuan ambulans untuk warga binaan yang akan melahirkan, serta imunisasi anak dan makanan tambahan untuk anak juga dirancangkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat.

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisment -

Headline