31 C
Makassar
Selasa, Februari 7, 2023
BerandaMetropolisLorong Wisata Zurich Bangkitkan Ekonomi Warga Tamalanrea

Lorong Wisata Zurich Bangkitkan Ekonomi Warga Tamalanrea

PenulisRezky
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Berwisata kebun sembari menikmati kuliner dengan biaya terjangkau bisa dilakukan di lorong wisata yang ada di tiap kecamatan di Makassar.

Salah satunya di lorong wisata (Longwis) yang terletak di Jl Karmila 4 Kompleks Dewi Karmila Sari, Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Longwis merupakan salah satu program unggulan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yabg menyuguhkan wisata lorong yang berkonsep perkebunan.

BACA JUGA :  Walikota Makassar Naik Ojol Kunjungi Longwis Tamalanrea

Pintu masuk Lorong Wisata Zurich ditandai dengan gapura yang indah berwarna hijau. Memasuki lorong wisata ini anda akan disambut tanaman cabai serta tanaman hidroponik seperti sawi, kembang kol yang berderet rapi menghiasi sepanjang lorong.

Selain itu jalan dan temboknya di cat warna-warni yang menambah semaraknya lorong tersebut.

Serta terdapat juga mural berupa tulisan lorong wisata dan “aku dan lorong tidak rantasa”. Ada juga budidaya ikan air tawar seperti ikan lele, nila dan lobster.

BACA JUGA :  Camat Tamalanrea Ikut Dampingi Walikota Makassar Cek Kondisi Mobil Tangkasa'ki

Camat Tamalanrea, Salman mengatakan program lorong wisata ini adalah program lorong wisata yang dicanangkan oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi

Tahun ini, kata Salman, dalam visi misinya membuat lorong wisata di setiap kecamatan di seluruh Kota Makassar

“Gunanya lorong wisata ini bukan hanya dijadikan indah dan bersih tapi juga untuk meningkatkan dan membangkitkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya, Selasa (25/10/2022).

Menurutnya dengan adanya lorong wisata ini masyarakat yang ada di Kompleks Dewi Karmila Sari betul-betul bisa mendapatkan income atau pengahasilan dengan mereka melakukan kegiatan perbedayaan masyarakat dalam bentuk bentuk mengaktifkan UMKMnya.

“Nanti UMKM dan budidaya tanaman serta ikan air tawar seperi ikan lele, nila dan lobster yang ada di lorong wisata ini bisa dimanfaatkan,” tandasnya.

Hasil dari budidaya mulai dari perikanan dan tanaman hidroponiknya dikemas dan dipasarkan. Sehingga menghasilkan nilai ekonomi bagi warga di lorong tersebut. Karenanya lorong wisata ini bisa membangkitkan ekonomi warga.

spot_img

Headline

Populer