25 C
Makassar
Kamis, Mei 13, 2021
BerandaMetropolisNurhaldin Siap ‘Jegal’ Kandidat Non Partai di Musda Golkar

Nurhaldin Siap ‘Jegal’ Kandidat Non Partai di Musda Golkar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Nama putra Nurdin Halid, Andi Nurhaldin NH, kian santer diperbincangkan jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar kota Makassar.

Nama Nurhaldin mencuat seiring dengan berkembangnya isu calon milenial yang bakal mengisi jajaran pimpinan DPD II Golkar Makassar di Musda nanti.

Nama Nurhaldin kerap disandingkan dengan petahana ketua Golkar saat ini, Farouk M Betta, dan legislator DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina.

Akan tetapi, Nurhaldin sendiri masih santai menanggapi hal ini. Ia mengaku belum punya niat besar untuk bertarung memperebutkan posisi nomor satu.di Golkar Makassar.

Wakil ketua DPRD kota Makassar itu mengaku masih lebih condong memperhatikan struktur kepengurusan saat ini yang dinilai masih cenderung kocar kacir. Sehingga, pembenahan internal harus.lebih diprioritaskan lebih dahulu.

”Sekarang yang ditunggu Golkar adalah membuat Plt-plt, karena kan cuma ketua yang ada SK-nya, Plt nya? Nah kita menunggu dulu untuk semua yang pincang-pincang diganti atau dilanjutkan. Itu SK kemarin sudah tidak berlaku, nah itu yang kita tunggu,” jelasnya saat ditemui di gedung DPRD Makassar.

Lebih lanjut Nurhaldin mengatakan, semua posisi pincang itu harus diselesaikan lebih dahulu baru membuka pendaftaran calon.pimpinan yang akan dipilih di Musda DPD II Golkar Makassar nantinya.

”Sebenarnya ini di akhir bulan Januari, semua kepincangan, baik yang baru atau yang lama, diselesaikan dulu itu, baru kita pendaftaran. Karena yang saya tahu adalah Plt, panitia OC dan SC pembentukan Musda itu kan jamannya pak Aru, bukan di jamannya pak Irianto Ahmad.”

”Nah itu yang kita tunggu, baru kita lihat siapa yang maju, karena konon beberapa nama yang mau maju. Kita belum tahu kepastiannya karena belum dibuka kepanitiaannya,” lanjutnya.

Nurhaldin sendiri mengaku, sekalipun keinginannya untuk maju tidak begitu besar, tetapi jika partai memberikan perintah, maka mau tidak mau ia harus bersedia.

”Kalau memang diperintahkan oleh partai untuk maju, ya kita maju. Tapi belum ada keinginan besar sekali untuk kita maju, karena kan di Partai Golkar beda dengan partai yang lain. Kita masih memprioritaskan senior-senior.”

”Di zaman sekarang memang ada pemimpin partai yang muda, tapi kita lihat nanti. Kalau ada peluang, kenapa tidak. Tidak menutup kemungkinan,” lanjutnya.

Dengan begitu, posisi Nurhaldin saat ini masih menunghu petunjuk. Akan tetapi, jika ada pihak non kader yang ingin maju memimpin partai Golkar, ia menegasjan siap untuk menjegal.

”Kalau ada petunjuk, kita maju. Pokoknya tidak ada yang membatasi kita untuk maju. Selama itu kader yah silahkan. Kalau memang kita lihat calon-calon yang maju ini bukan kader Golkar, tiba-tiba mau memimpin Golkar, yah kita lawan,” tegasnya.

Nurhaldin berharap, siapa pun yang memimpin Golkar Makassar nantinya, harapan terbesarnya adalah bisa membenahi perolehan suara Golkar pada Pileg mendatang.

”Kita harapkan bagaimana kemunduran di Pileg 2019 kemarin bisa jauh lebih baik, baik itu suaranya dan yang lainnya.  Supaya kita bisa berjaya lagi di Kota Makassar,” tutupnya.

spot_img
- Advertisment -

Headline