Pendemo Anggap Penjelasan Pengelola Hotel Myko Tidak Jelas

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Salah seorang perwakilan dari pihak Hotel Myko akhirnya menemui massa aksi yang mengataskan nama Satuan Pemuda (Sapma) Pancasila Kota Makassar untuk memberi penjelasan terkait dengan tarif parkir yang sangat mahal diberlakukan oleh pihak Hotel.

Salah Seorang perwakilan Hotel Myko, Naomi mengatakan bahwa Hotel Myko merupakan penyewa dari Mall Panakkukang.

“Myko hanya mengikuti peraturan Mall Panakkukang. Untuk Hotel Myko sendiri kami hanya menampung untuK parkiran hanya muat 20 mobil saja dan depan Hotel ini hanya untuk tempat drop out untuk mobil yang menurunkan muatan selama 30 menit saja dan itu tidak berbayar,”ujarnya saat menemui massa aksi.

Lanjut Naomi, bahwa Hotel Myko hanya mengikuti tarif dari Mall Panakkukang saja dan bianyanya itu sama seperti Mall Panakkukang.

“Tamu yang datang kesini hanya memarkir kendaraannya di Mall Panakkukang, karna disediakan sebanyak tujuh lantai untuk tempat parkir. Kecuali tamu yang menginap disini itu tidak membayar sama sekali,”katanya.

Adapun alasan dirinya menaikkan tarif karena biasanya ada pengunjung yang datang ke Mall Panakkukang itu memarkir di depan Hotel Myko. Para pengunjung biasanya memarkir kendaraannya sampai sore karena merasa aman.

“Ini area kami terlalu kecil makanya kami pasang harga mahal karena biasanya ada pengunjung Mall Panakkukang yang markir,” ujarnya.

Hal ini kemudian ditanggapi langsung oleh Ketua Sapma Pemuda Pancasila, Hasrul Kahar mengatakan semua penjelasan yang dikemukakan Naomi itu meruapakan hal yang sangat tidak masuk akal.

“Penjelasan tidak masuk akal masa Hotel berbintang begini tidak ada aturannya. Kalau ada aturan kerja sama dengan pihak Mall Panakkukang coba perlihatkan secara tertulis,”bebernya.

Namun pihak Hotel Myko tidak bisa memperlihatkan aturan kerja sama dengan Mall Panakkukang.

BACA JUGA :  Tarif Parkir Mahal, Sapma Pancasila Makassar Demo Hotel Myko

“Itu artinya pihak Hotel Myko melakukan pungli, karena dibukti pembayaran parkir tersebut bahwa mobil tersebut memarkir di Hotel Myko dan membayar Puluhan ribu rupiah. Ini sangat melanggar aturan Pemkot Makassar,”jelasnya.

Dari pantauan Sulselekspres.com, Massa aksi sempat adu jotos dengan pihak keamanan hotel. Beruntung kejadian tersebut bisa diamankan oleh pihak Kepolisian Polsek Panakkukang.

https://youtu.be/Asn9wWyhi94