32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeRagamPenyebab Serangan Jantung Harus Diwaspadai

Penyebab Serangan Jantung Harus Diwaspadai

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Serangan jantung adalah kondisi dimana otot jantung kehilangan pasokan darah sehingga tubuh tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan tubuh.

Singkatnya, serangan jantung atau yang disebut juga dengan infark miokard (MI) terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat di arteri sehingga bagian dari otot jantung rusak dan mulai berhenti bekerja. Penyumbatan aliran darah ini dapat terjadi karena berbagai faktor seperti penimbunan lemak, kolesterol, dan kandungan lain yang menyumbat arteri koroner.

Kondisi ini menyebabkan kerusakan permanen pada otot-otot jantung. Dalam kondisi kerusakan yang lebih besar, ini memicu cardiac arrest atau henti jantung yang kemudian mengakibatkan kematian.

Penyebab Serangan Jantung

Otot jantung dapat bekerja dengan baik apabila mendapatkan pasokan darah yang kaya akan oksigen secara konstan. Tanpa pasokan darah ini, otot-otot jantung mengalami kerusakan dan berhenti bekerja.

Berikut ini adalah penyebab serangan jantung, yaitu:

1. Penyakit Jantung Koroner

Penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner (PJK). Penyakit jantung koroner adalah kondisi dimana pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung atau disebut juga arteri koroner mengalami penyumbatan oleh timbunan kolesterol yang membentuk plak-plak.

Tanpa perawatan yang baik, plak-plak ini akan pecah atau bocor sehingga menyebabkan gumpalan darah pada arteri koroner. Gumpalan darah ini yang menyumbat aliran darah penuh oksigen menuju jantung dan membuat otot jantung kekurangan oksigen serta nutrisi atau disebut juga iskemia, yang kemudian memicu serangan jantung.

Penyakit jantung koroner dipicu oleh beberapa faktor risiko berikut ini:

Kolesterol tinggi
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Diabetes
Kelebihan berat badan atau obesitas
Merokok
diet tinggi lemak
Gejala penyakit jantung koroner adalah nyeri dada (angina), jantung berdebar dan sesak napas yang tidak biasa, gagal jantung, dan serangan jantung. Gejala pada setiap orang mungkin berbeda, beberapa penderita penyakit jantung bahkan tidak memiliki gejala dan tidak menyadarinya hingga mereka didiagnosis.

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Serangan jantung adalah kondisi dimana otot jantung kehilangan pasokan darah sehingga tubuh tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan tubuh.

Singkatnya, serangan jantung atau yang disebut juga dengan infark miokard (MI) terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat di arteri sehingga bagian dari otot jantung rusak dan mulai berhenti bekerja. Penyumbatan aliran darah ini dapat terjadi karena berbagai faktor seperti penimbunan lemak, kolesterol, dan kandungan lain yang menyumbat arteri koroner.

Kondisi ini menyebabkan kerusakan permanen pada otot-otot jantung. Dalam kondisi kerusakan yang lebih besar, ini memicu cardiac arrest atau henti jantung yang kemudian mengakibatkan kematian.

Penyebab Serangan Jantung

Otot jantung dapat bekerja dengan baik apabila mendapatkan pasokan darah yang kaya akan oksigen secara konstan. Tanpa pasokan darah ini, otot-otot jantung mengalami kerusakan dan berhenti bekerja.

Berikut ini adalah penyebab serangan jantung, yaitu:

1. Penyakit Jantung Koroner

Penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner (PJK). Penyakit jantung koroner adalah kondisi dimana pembuluh darah utama yang memasok darah ke jantung atau disebut juga arteri koroner mengalami penyumbatan oleh timbunan kolesterol yang membentuk plak-plak.

Tanpa perawatan yang baik, plak-plak ini akan pecah atau bocor sehingga menyebabkan gumpalan darah pada arteri koroner. Gumpalan darah ini yang menyumbat aliran darah penuh oksigen menuju jantung dan membuat otot jantung kekurangan oksigen serta nutrisi atau disebut juga iskemia, yang kemudian memicu serangan jantung.

Penyakit jantung koroner dipicu oleh beberapa faktor risiko berikut ini:

Kolesterol tinggi
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Diabetes
Kelebihan berat badan atau obesitas
Merokok
diet tinggi lemak
Gejala penyakit jantung koroner adalah nyeri dada (angina), jantung berdebar dan sesak napas yang tidak biasa, gagal jantung, dan serangan jantung. Gejala pada setiap orang mungkin berbeda, beberapa penderita penyakit jantung bahkan tidak memiliki gejala dan tidak menyadarinya hingga mereka didiagnosis.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img