24 C
Makassar
Saturday, June 22, 2024
HomeEkbisPertamina Tambah 2 Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg Se-Sulawesi

Pertamina Tambah 2 Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg Se-Sulawesi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Guna mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG jelang lebaran, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyiapkan extra dropping atau tambahan alokasi LPG 3 kg dengan total 10.5% lebih banyak dibandingkan konsumsi normal pada bulan April 2022 atau sebanyak lebih dari 2 juta tabung untuk seluruh provinsi di Sulawesi.

Pertamina juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pendistribusian BBM dan LPG selama tanggal 11 April – 10 Mei 2022 yang salah satunya menetapkan status siaga kepada 5.451 Agen, Outlet, Pangkalan LPG baik Subsidi maupun Non Subsidi.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan penambahan alokasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG pada Ramadan terlebih saat jelang Idul Fitri. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menekan angka inflasi daerah dan harga diluar kewajaran dengan cara operasi pasar sesuai permintaan dari masing-masing kota/kabupaten.

Adapun rincian penambahan alokasi LPG 3 Kg selama Bulan April dan Mei dalam mengantisipasi tingginya konsumsi pada masa ramadan dan libur Idul Fitri diantaranya penambahan di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1.692.140 tabung, Sulawesi Tengah sebanyak 228.516 tabung, Sulawesi Utara sebanyak 333.797 tabung, Sulawesi Tenggara sebanyak 283.021 tabung, Gorontalo sebanyak 188.865 tabung dan Sulawesi Barat sebanyak 170.597 tabung.

“Dioperasikannya Agen dan Pangkalan Siaga selama SATGAS Ramadan dan Idul Fitri ini merupakan bentuk nyata Pertamina sebagai BUMN dalam menjalankan amanat UU Energi No. 30 tahun 2007 dimana Pertamina salah satunya harus mampu memberikan availability atas ketersediaan energi untuk masyarakat. Dimana di masa libur panjang ini, lebih dari 5 ribu lembaga penyalur LPG baik Agen dan Pangkalan PSO serta NPSO tetap beroperasi melayani masyarakat”, ujar Laode.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img