29 C
Makassar
Selasa, Februari 7, 2023
BerandaPolitikPKS Makassar Fokus Menyapa Rakyat

PKS Makassar Fokus Menyapa Rakyat

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar saat ini fokus untuk menjalan program menyapa rakyat. Itu, demi mendapatkan dukungan pada pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Makassar, Anwar Faruq, mengatakan bahwa program PKS Menyapa dapat membantu PKS semakin dikenal oleh masyarakat.

“PKS Menyapa kan bentuk agenda untuk memperkenalkan logo PKS yang baru. Kegiatan itu sekaligus ajang untuk meningkatkan popularitas,” ujar Anwar Faruq, Jumat (6/1/2023).

BACA JUGA :  Ketua DPD PKS Kota Makassar Sesalkan Kinerja Dinsos

Anggota DPRD Kota Makassar ini menyebutkan program PKS Menyapa digelar secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Sehingga, kata Anwar Faruq, pihaknya yakin akan berefek pada popularitas PKS karena program menyapa mengharuskan anggota dan fungsionaris PKS untuk dekat dengan masyarakat melalui turun langsung ke akar rumput.

“Jadi itu di pekan keempat tiap bulan. Dilaksanakan di seluruh Makassar khususnya di setiap kelurahan. PKS Menyapa itu akan semakin masif kami lakukan jika sudah mulai dekat pemilihan. Jadi semakin dekat, semakin masif kami bertemu dengan masyarakat melalui metode door to door,” ujarnya.

Selain itu, PKS Menyapa juga digelar untuk mengetahui kondisi warga adalah hal penting diketahui anggota dan pengurus partai sebagai pelayanan rakyat.

BACA JUGA :  Begini Langkah Strategis PKS Untuk Menangkan Prof Andalan di Makassar

Menurutnya, siapapun nanti yang akan menjadi caleg PKS Makassar, mereka harus siap menjadikan dirinya sebagai pelayan rakyat jika di kemudian hari berhasil terpilih sebagai legislator.

“Setelah kami melakukan sharing dengan baik, tinggal nasib kita sebagai bacaleg dengan kembali ke definisi kita sebagai pelayan masyarakat. Kami di PKS mencari orang mau jadi pelayan rakyat. Bukan untuk jadi bos. Tapi saya tegaskan lagi, PKS mencari pelayan umat, pelayan rakyat,” bebernya.

Anwar menegaskan, jika ada bacaleg PKS yang ogah menjadi pelayan rakyat dan maunya kelihatan menjadi elit dan bos, maka sudah dipastikan PKS tidak akan menerimanya sebagai caleg.

“Caleg PKS adalah pembantu rakyat. Kalau tidak mau jadi pelayan yah berhenti saja jadi bacaleg karena fungsi mereka ketika jadi legislator adalah melayani. Kita pelayan. PKS bukan tempat orang yang mau jadi elit,” tegasnya.

spot_img

Headline

Populer