26 C
Makassar
Jumat, Februari 23, 2024
BerandaMetropolisPotensi Pemilih di Sulsel Capai 6 Juta Lebih Jiwa

Potensi Pemilih di Sulsel Capai 6 Juta Lebih Jiwa

- Advertisement -
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – KPU Sulawesi Selatan menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dari Kemendagri. Jumlah total potensial pemilih di daerah ini pada pemilu 2024 mencapai 6.787.531 jiwa.

Komisioner KPU Sulsel, Uslimin mengatakan, atas jumlah yang dilansir oleh KPU RI, KPU Sulsel selanjutnya akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk pemuktahiran data pemilih Pemilu 2024.

“Waktu penyerahan DP4 dari Kemendagri. Total DP4 Sulsel capai 6.787.531 jiwa. Nah, data ini akan kami coklit untuk digunakan pada Pemilu 2024,” kata Uslimin, Kamis (9/2/20223).

BACA JUGA :  KPU Sulsel Jadwalkan Penetapan Gubernur Terpilih

Uslimin memastikan bahwa data DP4 Sulsel yang kini berjumlah 6.787.531 orang akan menjadi rujukan Pemilu 2024. Menurut dia, jumlah itu lebih banyak ketimbang data pemilih 2019 yang hanya 6.159.375 jiwa.

Sementara itu, Pemilu 2019 jumlah TPS sebanyak 26.348. Sedangkan pemilih 6.159.375 jiwa. Kemungkinan 2024, jumlah TPS juga akan bertambah. KPU Sulsel tengah melakukan pemetaan untuk untuk menentukan jumlah riil TPS.

BACA JUGA :  Server Sempat Error, Begini Penjelasan Ketua KPU

Menurut dia, jumlah total TPS Sulsel 26.218 lokasi ini berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan di Hotel Swisbell Makassar, Kamis (9/2/2023) sore ini. “Hasil pemetaan akan dibarengi dari hasil coklit pemilih nantinya di 24 daerah,” terangnya.

“Ada tata cara penyusunan TPS untuk pemilu 300 pemilih/TPS, karena banyak kertas surat suara. Nah, kalau Pilkada memang 500 orang/TPS,” sambungnya.

Sejauh ini, kata Uslimin, KPU Sulsel sudah mulai melakukan coklit untuk pemuktahiran data pemilih Pemilu 2024.

Coklit akan berlangsung selama lebih kurang satu bulan. Sesuai tahapan jadwal coklit dimulai pada 12 Februari 2023 dan berakhir pada 14 Maret 2023. Untuk kegiatan coklit serentak secara nasional dimulai lebih cepat.

Sementara untuk Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih), kata Uslimin, saat ini sudah dilakukan seleksi pada 3-6 Februari 2023. Tugasnya, akan dibantu PPK dan PPS.

Adapun jumlah pentarlih se-Sulsel yakni mencapai 27.793 orang. Ini tersebar di 24 kabupaten dan kota. Mereka akan mengecek keabsahan penduduk dengan meminta KTP warga untuk disesuaikan dengan data pemilih di buku kerja.

“Tugas mereka nanti turun ke lapangan mengecek, mensinkronkan data sebelumnya dengan keadaan lapangan. Mungkin ada pemilih yang sudah meninggal, pindah datang, serta anak sekolah yang berusia 17 tahun itu sudah bisa masuk data pemilih,” jelasnya.

spot_img

Headline

Populer