24 C
Makassar
Selasa, September 22, 2020
Beranda Nasional Rocky Gerung Sebut Erick Thohir Pengecut

Rocky Gerung Sebut Erick Thohir Pengecut

SULSELEKSPRES.COM – Tokoh oposisi Rocky Gerung mengkritik keras pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir yang menolak menjadi relawan uji coba penyuntikan vaksin Covid-19.

Rocky menyebut kalau pernyataan Erick tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang pemimpin atau leader. Penolakan menjadi relawan dengan alasan pejabat belakangan dianggap sebagai tindakan pengecut.

“Itu namanya etika tukang catut. Etika dealer bukan leader. Jadi dia tidak mau ambil resiko,” kata Rocky Gerung melalui video podcast terbarunya di channel Youtube Rocky Gerung Official, (9/8/2020).

Baca: Dikritik Adian Napitupulu, Erick Thohir Dibela Politisi Gerindra

Menurut dia, pemimpin seharusnya berada paling depan memberikan semangat. “Tapi dia maunya korbanin anak buah dulu, itu namanya pengecut bukan pemimpin,” katanya.

Rocky menambahkan, permintaan agar Erick ikut menjadi relawan sejatinya adalah ujian etik bukan ujian medis. Cara Erick memberi jawaban dianggap tidak etis.

Baca: Rocky Gerung Siap dan Ingin Jadi Presiden

Pernyataan penolakan Erick menjadi relawan juga disebut menjadi batu sandungan bagi dirinya jika ingin maju di Pilpres mendatang. Erick dianggap sudah gagal ditahapan pertama.

“Itu kalau dia mau nyapres itu sudah gagal ditahap pertama. Itu akan orang ingat terus. Dalam upaya dia nyapres, orang akan ingat, loh anda pengecut kok mau nyapres. Jadi polemik lagi kan,” ujarnya.

Seperti diketahui, PT Bio Farma saat ini tengah melakukan uji klinis tahap III untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China. Untuk melakukan pengujian tersebut, Bio Farma tengah mencari 1.620 relawan yang mau disuntikkan vaksin tersebut ke dalam tubuhnya.

Adapun Erick Thohir dalam wawancaranya menyebut tidak etis kalau dirinya ikut menjadi relawan.

“Enggak etis kalau saya (ikut jadi relawan), lebih baik relawan yang memang sesuai prototype yang sedang dicari,” ujar Erick, Jumat (7/8/2020) dikutip dari Kompas.com.

Erick membantah bahwa dirinya takut disuntikkan vaksin Covid-19 asal China tersebut. Menurut dia, vaksin tersebut sudah aman disuntikkan ke manusia.

“Bukannya saya takut disuntik, kayaknya sebagai Menteri BUMN ya disuntiknya agak belakangan, kalau rakyatnya udah disuntik baru kita. Masa kita duluan disuntik. Bukan berarti enggak berani pengin disuntik,” pungkasnya.

(*)

Headline

Ketua KKT Jeneponto Satukan Shaf di Barisan Sombere

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Ketua Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto, H Alimuddin, menyampaikan bahwa seluruh warga Jeneponto yang bermukim di Kota Makassar siap memilih Deng...

Rizal Ramli Cerita Saat Dirinya Dikhianati Ahok: Desakan Cukong

SULSELEKSPRES.COM - Rizal Ramli mengenang cerita lama soal dirinya dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dimana saat itu Rizal Ramli masih menjabat sebagai Menko Kemaritiman...

Fikom Dirancang Jadi Fakultas Unggulan Unimerz

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar secara massif terus bergerak melakukan inovasi dan pengembangan kualitas pendidikan. Setelah sebelumnya menjalin kerjasama dengan Cambridge University, kini...

PSM Panggil 8 Pemain Akademi ke Tim Utama

  MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - PSM Makassar mulai melakukan serangkaian persiapan menyambut bergulirnya lanjutan kompetusi Liga 1 2020. Upaya ini dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya berjalan...