Sosialisasi AUM Bakal Undang Ketua Gerindra Wajo

WAJO, SULSELEKSPRES.COM – Kegiatan sosialisasi lanjutan bakal calon Wakil Bupati Wajo, Andi Undru Mario (AUM), di Kelurahan Benteng, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sabtu (2/12/2017) malam ini, bakal dihadiri sejumlah tokoh partai politik.

Menurut Andi Ariel, koordinator Wong Cilik, salah satu tim relawan AUM, pihaknya telah menyebar undangan ke beberapa pimpinan partai, seperti ketua Partai Gerindra Wajo, sekretaris Golkar Wajo, bahkan undangan juga telah disampaikan kepada bakal calon Bupati Wajo, Dokter Baso Rahmanuddin (DBR).

“Kami berharap semua tokoh yang telah diberikan undangan dapat hadir, dan jika semuanya dapat hadir, tentu kami akan sangat senang,” ujar Andi Ariel.

Sosialisasi AUM sebelumnya di Kecamatan Belawa dihadiri Ketua Hanura Wajo, Andi Syahrial Makkuradde (Asmarata).

Bustang selaku koordinator Sahabat AUM wilayah Pitumpanua, yang juga penanggungjawab acara, menambahkan beberapa pengurus parpol tingkat kecamatan telah menginformasikan rencana kehadiran mereka.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan itu, selain bersosialisasi, AUM juga akan membagikan pupuk kepada 1000 orang petani.

“Ini sebagai bentuk komitmen AUM kepada petani untuk rutin membagikan pupuk gratis. Ini menandakan bahwa AUM terbukti sebelum berjanji,” kata Bustang.

AUM sampai sekarang masih menunggu kepastian dari DBR, dipilih atau tidaknya sebagai pendamping.

Dari informasi yang dihimpun, kepala Dinas Kesehatan Wajo tersebut baru akan mengumumkan wakilnya pada pekan depan.

“Pokoknya kalau DBR sudah memberikan kepastian kepada kami, pupuk dalam jumlah yang sangat banyak akan segera kami sebar di semua kecamatan di Kabupaten. Para petani juga sudah seringkali kami sampaikan soal ini,” terang AUM.

Purnawirawan TNI cukup optimis akan memenangkan Pilkada Wajo bersama dengan DBR, sebab media berupa pupuk anorganik Super Tani Indonesia yang menjadi program andalannya.

BACA JUGA :  Duo Amran Resmi Berpaket di Pilkada Wajo

“Saya akan gratiskan sampai 5 tahun pupuk ini, dan saya bisa pastikan program ini tidak akan membebani anggaran daerah. Justru, kami akan mengajari petani untuk mandiri, sehingga kesejahteraan petani di Wajo bakal segera terwujud,” jelas AUM, yang selama belasan tahun telah mendalami tentang sistem ketahanan pangan di TNI.