26 C
Makassar
Wednesday, April 17, 2024
HomePolitikSuara Caleg PPP di Makassar Diduga Dicuri, Siap Tempuh Jalur Hukum

Suara Caleg PPP di Makassar Diduga Dicuri, Siap Tempuh Jalur Hukum

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Tiga Calon legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang bertarung di Dapil II DPRD Kota Makassar suaranya diduga dicuri.

Caleg PPP tersebut, yakni nomor urut 1 Rahmat Taqwa Quraisy, nomor urut 2 Muhajidin Tahir dan nomor urut 4 Anzar Makkuasa.

Selaku ketua Bidang Hukum PPP Makassar, Anzar Makkuasa mengaku setidaknya ada empat TPS di wilayah Dapil 2 meliputi Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Wajo dan Kepulauan Sangkarrang, suara PPP berkurang. Sementara ada partai perolehan suaranya bertambah.

“Misalnya TPS 21 Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, suara kami berkurang, tapi ada partai suaranya bertambah. Inikan tidak sehat,” ucap Anzar Makkuasa kepada awak media, Selasa 20 Februari 2024.

Dirinya menyebut dalam kejadian itu timnya tidak segang akan mengambil langkah hukum untuk melaporkan kejadian tersebut agar kiranya kejadian serupa tidak terulang lagi yang dapat merugikan Caleg PPP khususnya.

“Kami minta kepada seluruh KPPS dalam melakukan perhitungan suara untuk tidak main-main jangan coba melakukan spekulasi dengan menghilangkan suara orang dengan mencoretnya,” pungkasnya.

Lebih jauh Anzar Makkuasa menjelaskan bahwa sebelumnya suara sah Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) di kelurahan Timungan Lompoa  Kacamatan Bontoala berdasarkan C1 Plano itu 16 suara akan tetapi dihapus semua menjadi kosong .

“Jadi direkap suara di C1 Plano itu harusnya ada 16 suara sah RTQ namun di coret-coret semua itu kertas,” imbuhnya.

Senada dengan itu sama halnya yang disampaikan Caleg PPP Mujahidin Tahir, dirinya menegaskan akan mati – matian membela suara yang telah diperoleh. Sebab itu merupakan amanah rakyat.

“Ini jelas (diduga dicuri) pihak eksternal. Karena kami caleg PPP di Dapil 2 bersatu mengumpulkan suara sebanyak banyaknya. Tapi ketika soal suara dicuri kita menyatu. Pasti kami tidak diam,” tuturnya.

Ia menyebut khusus kelurahan layang kecamatan Bontoala berdasarkan hasil C1 Plano dari 13 suara sah miliknya tiba-tiba dihilangkan 10 suara, sehingga tersisa 3, ia menegaskan para oknum tidak menggunakan permainan kotor dalam menghalalkan segala cara untuk menang.

“Susah jadi wakil rakyat kalau mentalnya mental maling, Suara saya di C1 Plano 13 kemudian hilang 10 sisa jadi 3,” tutupnya.

Sementara itu saat Herald Sulsel mencoba Konfirmasi ke Petugas PPK di jalan sembilan Kelurahan Bontoala, Kecamatan Bontoala pihak terkait tidak memberikan keterangan langsung.

spot_img

Headline

Populer

spot_img