27 C
Makassar
Selasa, Januari 18, 2022
BerandaDaerahTabligh Akbar Polres Bone, Hadirkan Mama Dedeh

Tabligh Akbar Polres Bone, Hadirkan Mama Dedeh

- Advertisement -

WATAMPONE, SULSELEKSPRES.COM – Ratusan Personil Polisi Wanita yang didampingi ibu bhayangkari Persit Kepolisian Resort (Polres Bone) bersama Masyarakat Umum memadati Masjid Al Markas Al Ma’rif Watampone, Sabtu, (31/8/2019).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim untuk memperingati HUT Polwan yang ke 71 dan Kesatuan Gerak Bhayangkari dirangkaikan menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1441 Hijriah.

Kali ini, tabligh akbarnya mengundang penceramah ustadzah Mama Dedeh merupakan penceramah populer dikenal sosok dai kondang yang digemari kaum ibu-ibu, dengan gaya bicara yang blak-blakan menjadi ciri khasnya.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, SH, SIK, M.Si
mengatakan tabligh akbar kami hadirkan penceramah mama dede, dalam rangka memperingati HUT ke 71 Polwan dan Hari Bhayangkari ke 67.

“Kita datang ustazah sejuta umat ini dalam rangka HUT Polwan ke 71 dan juga dirangkaikan menyambut tahun baru islam 1441 Hijriah” katanya kepada sulselekspres.com. Sabtu, (31/08).

Sementara itu Panitia Pelaksana IPDA Doddie menyebut tabligh akbar terbuka untuk masyarakat.

“Tabligh akbar terbuka untuk umum dan dijadwalkan sudah dimulai pukul 09.00 wita” sebut Kanit Tipidter Polres Bone

Sementara itu, Mama Dede secara panjang lebar mengimbaukan agar menyambut 1 Muharram dengan berhijrah.

“Berhijrah itu menghilangkan perbuatan yang tidak baik dan dilarang Allah SWT. Jangan pernah bersikap sombong, memakai perhiasan jangan berlebihan karena akan menyakiti hati orang miskin,” imbaunya.

Memperbaiki diri kata Ustadzah yang khas dengan suara tawanya ini, termasuk berhijrah. “Janganlah suka bergunjing atau suka urus urusan orang. Karena mereka yang melakukannya sebenarnya kerasukan setan,” katanya.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam dalam sesi dialog mengajukan pertanyaan kepada Mamah Dedeh pandangan Islam tentang ‘Uang Panaik’.

BACA JUGA :  Tim Gabungan Polres Bone Bongkar Perdagangan Bibit Jagung Subsidi

“Di Bone ini banyak kasus pria bawa lari anak perempuan orang dikarenakan tingginya ‘uang panaik’. Bagaimana pandangan Islam tentang hal ini mah,” tanyanya.

Menjawab Kapolres Bone Mama Dede pun langsung mengimbau kepada semua orang tua maupun peserta Tabligh Akbar.

“Sebaik-baiknya wanita yang akan dinikahin adalah yang paling murah maharnya. Jangan karena gengsi, sampai menolak lamaran. Lebih baik uang yang ada digunakan untuk modal usaha,” imbau mama dede.

BACA JUGA

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6