31 C
Makassar
Senin, Maret 4, 2024
BerandaParlemanWahab Tahir Sosialisasi Perda Kepemudaan

Wahab Tahir Sosialisasi Perda Kepemudaan

- Advertisement -
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menyebut pemuda adalah titisan atau pewaris sah generasi kedepan dalam semua aspek kehidupan.

Hal demikian disampaikan Wahab Tahir dalam Sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan, di Hotel Royal Bay Makassar, Rabu (29/11/2023).

Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar tersebut mengingatkan para orang tua untuk tetap mendorong pemuda sebagai generasi harapan dengan menjadikan agama dalam pedoman hidup.

BACA JUGA :  Komisi C DPRD Makassar Sharing Reklamasi Pesisir Laut di DPRD Kendari

“Pemuda adalah titisan pewaris sah generasi kedepan, sehingga Perda ini menginspirasi untuk mengingatkan sebuah aturan bahwa kekuatan pemuda adalah membangun,” jelasnya.

Dalam perspektif Islam, Wahab Tahir menjelaskan pemuda itu mampu mengendalikan hawa nafsunya seperti Nabi Yusuf Alaihi Salam ditengah gempuran cobaan dihadapi.

Maka dari itu, kata Wahab, pemuda di era sekarang jangan selalu mengedepankan kepentingan pribadi ditengah peran dan tanggung jawabnya sebagai agen perubahan.

“Saya tidak salahkan generasi muda sekarang, mereka saat ini dimanjakan oleh keadaan. Peran orang tua lah sangat berpengaruh bagaimana hadir bersama anaknya memberi support dan wejangan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Makassar Bantu Korban Puting Beliung di Kelurahan Cambaya

Sementara itu, Pimpinan Majelis Dzikir Arrahmah Nurhidayah Kota Makassar, Ustadz Heri Trianto mengatakan yang namanya seorang pemuda harus mempunyai intelektual kuat dalam menghadapi cobaan.

“Jiwa pemuda harus punya rasa optimis dan komitmen, karena tanpa itu mustahil kita bisa mendapat amanah yang diberikan oleh masyarakat,” katanya.

Akademisi UIN Alauddin Makassar, Ustadz Syamsir menambahkan pemuda memang sangat dibutuhkan, bahkan pada zaman nabi para pemuda menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan Islam melawan kaum pemberontak.

“Kita ibaratkan di zaman saat ini, bahwa kehadiran pemuda memang sangat dibutuhkan. Semua aspek kehidupan pasti ada pemudanya mulai dari rumah sampai kegiatan kemasyarakatan di luar,” cetusnya.(Adv)

spot_img

Headline

Populer