31 C
Makassar
Senin, Maret 4, 2024
BerandaRagamWaspada Potensi Banjir di Sulsel

Waspada Potensi Banjir di Sulsel

- Advertisement -
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di 16 provinsi mulai Jumat (14/5/2021) hingga Sabtu besok.

Adapun, 16 provinsi tersebut meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

1. Waspada bencana hidrometeorologi di 16 provinsi

BMKG mengeluarkan status ‘waspada’ bagi 16 provinsi tersebut. Hal itu terkait potensi terjadinya banjir, banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu faktor cuaca.

Berdasarkan hasil laporan prakiraan cuaca tersebut, BNPB mengimbau seluruh pemangku kebijakan di daerah baik tingkat Gubernur hingga RT dan RW serta masyarakat untuk waspada.

“Juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Jumat (14/5/2021).

Masyarakat juga diharapkan secara mandiri dapat mengakses informasi peringatan dini cuaca hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi InfoBMKG.

2. Lima kabupaten terdampak banjir dan longsor pada Kamis kemarin

Sementara itu, sebanyak lima kabupaten terdampak banjir dan tanah longsor pada Kamis (13/5/2021). Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Hulu Sungai Tengah di Kalimantan Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat, Kabupaten Simalungun di Sumatera Utara, dan Kabupaten Wajo di Sulawesi Selatan.

“Rata-rata bencana tersebut terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda masing-masing daerah dan memicu luapan beberapa daerah aliran sungai (DAS),” kata Raditya.

3. Banjir di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan belum surut

BACA JUGA :  Soal Pembangunan Masjid di Maros, Saksi Sebut Penggalangan Dana Lewat Proposal

Adapun rincian wilayah terdampak bencana yang pertama adalah Kabupaten Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan. Menurut BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, lokasi kejadian berada di Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Banjir yang diakibatkan oleh meluapnya DAS Santui telah berdampak pada 543 jiwa atau 135 KK dan memaksa sedikitnya 98 jiwa atau 27 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kerugian materil yang dilaporkan meliputi 555 unit rumah terdampak, 55 hektare lahan pertanian siap panen terdampak. Ketinggian air berkisar antara 100-150 cm.

“Hingga laporan yang diterima sampai hari ini, Jumat (14/5) pukul 08.00 WIB, banjir belum surut dan cuaca di wilayah dilaporkan mendung dan berpotensi hujan,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait dan bersama tim gabungan juga melakukan evakuasi para warga terdampak banjir.

spot_img

Headline

Populer