32 C
Makassar
Monday, July 22, 2024
HomeNasionalGerindra Desak Proses James Riady, KPK: Kami Akan Panggil Pemprov

Gerindra Desak Proses James Riady, KPK: Kami Akan Panggil Pemprov

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus suap proyek Meikarta.

KPK mengaku, selain akan memeriksa sejumlah saksi baik dari pemerintah Kabupaten Bekasi, KPK juga akan memeriksa pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemeriksaan terhadap CEO Lippo Group James Riady, maupun pihak lainnya dari perusahaan tersebut sebagai saksi.

“Direncanakan akan dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi baik dari pihak pemprov kalau dibutuhkan, yang terutama dari pihak pemkab. Termasuk rencana pemeriksaan terhadap James Riady tersebut,” kata Juru Bicara KPK< Febri Diansyah, dilansir dari Kompas.com.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mendesak, KPK segera memanggil big boss LIPPO James Ready soal kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Baca: Ditangkap KPK, Bupati Bekasi Dinonaktif Dari Golkar

“KPK harus segera panggil big boss LIPPO James Ready dalam kasus suap perizinan Proyek Meikarta, KPK harus bergerak cepat apalagi sudah melakukan pengeledahan di tempat James Riady,” tegas Aktivis Serikat Buruh Indonesia itu, melalui WhatsAppnya, Sabtu (20/10/2018).

Arief mengatakan, jangan ada keistimewaan antara kasus Meikarta dengan kasus Reklamasi Pantai Jakarta, dan KPK harus Juga melakukan pencekalan terhadap James Riady, sebab sangat di mungkinkan James Riady bisa meninggalkan Indonesia.

“Karena akan sangat sulit bagi KPK nantinya jika James Riady pergi keluar negeri, sebab sangat dimungkin James Riady huga memegang Greecard dari negara dimana bisni Lippo beroperasi seperti Hongkong dan Singapore,” ungkapnya.

Penulis: Abdul Latif

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus suap proyek Meikarta.

KPK mengaku, selain akan memeriksa sejumlah saksi baik dari pemerintah Kabupaten Bekasi, KPK juga akan memeriksa pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemeriksaan terhadap CEO Lippo Group James Riady, maupun pihak lainnya dari perusahaan tersebut sebagai saksi.

“Direncanakan akan dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi baik dari pihak pemprov kalau dibutuhkan, yang terutama dari pihak pemkab. Termasuk rencana pemeriksaan terhadap James Riady tersebut,” kata Juru Bicara KPK< Febri Diansyah, dilansir dari Kompas.com.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mendesak, KPK segera memanggil big boss LIPPO James Ready soal kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Baca: Ditangkap KPK, Bupati Bekasi Dinonaktif Dari Golkar

“KPK harus segera panggil big boss LIPPO James Ready dalam kasus suap perizinan Proyek Meikarta, KPK harus bergerak cepat apalagi sudah melakukan pengeledahan di tempat James Riady,” tegas Aktivis Serikat Buruh Indonesia itu, melalui WhatsAppnya, Sabtu (20/10/2018).

Arief mengatakan, jangan ada keistimewaan antara kasus Meikarta dengan kasus Reklamasi Pantai Jakarta, dan KPK harus Juga melakukan pencekalan terhadap James Riady, sebab sangat di mungkinkan James Riady bisa meninggalkan Indonesia.

“Karena akan sangat sulit bagi KPK nantinya jika James Riady pergi keluar negeri, sebab sangat dimungkin James Riady huga memegang Greecard dari negara dimana bisni Lippo beroperasi seperti Hongkong dan Singapore,” ungkapnya.

Penulis: Abdul Latif

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img