31.5 C
Makassar
Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Nasional Harap Pilkada Ditunda, Muhammadiyah Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid-19

Harap Pilkada Ditunda, Muhammadiyah Minta Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Covid-19

- Advertisement -

SULSELESKPRES.COM – Tingginya rasa cemas akan pandemi virus corona di Indonesia yang belum berakhir beberapa organisasi dan kelompok masyarakat pun terus bertambah menyampaikan agar Pilkada 2020 di tunda. Hal ini akibat kasus positif masih terus bertambah setiap hari.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah untuk menunda tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Selain itu juga ada organisasi dan kelompok masyarakat lainnya salah satunya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Terbaru, datang dari Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah meminta kepada KPU dan pemerintah untuk menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 lantaran pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia belum usai. Pihak terkait diharapkan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Pernyataan sikap PP Muhammadiyah itu disampaikan Sekretaris Umum Abdul Mu’ti lewat konferensi pers yang disampaikan secara daringsebagaimana dilansir dari CNNIndonesia, Senin (21/9).

“Untuk menjamin pelaksanaan yang berkualitas, KPU hendaknya mempertimbangkan dengan seksama agar Pemilukada 2020 ditunda pelaksanaannya sampai keadaan memungkinkan,” kata Mu’ti dalam konferensi pers secara daring, Senin (21/9).

PP Muhammadiyah juga meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi secara menyeluruh penanganan Covid-19 yang dikerjakan selama ini oleh pemerintah. Jokowi perlu mengevaluasi menteri-menterinya agar penanganan corona bisa dilakukan secara optimal.

BACA: KAMI Nilai Presiden Jokowi Langgar Janji Jika Pilkada 2020 Dilanjutkan

“Presiden perlu mengevaluasi para menteri agar meningkatkan performa dan profesionalitas kerja sehingga tidak menimbulkan liabilitas pemerintahan dan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” kata Mu’ti.

PP Muhammadiyah menganggap Jokowi perlu mengambil alih dan memimpin langsung penanganan corona di Indonesia agar lebih efektif, terarah, dan maksimal.

Kebijakan yang tegas dan komprehensif dalam penanganan Covid-19 juga perlu ada angka penularan bisa terus ditekan.

“Kehadiran Presiden sangat diperlukan di tengah gejala lemahnya kinerja dan sinergi antar kementerian,” kata Abdul.

Selain itu, PP Muhammadiyah lalu meminta Kementerian Dalam Negeri dan DPR untuk meninjau kembali pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini. Ia menegaskan bahwa keselamatan bangsa serta keselamatan masyarakat jauh lebih utama dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilukada.

“Kita lihat baru pendaftaran dan sosialisasi saja terjadi klaster-klaster baru. Bahkan kita liat kekhawatiran semua pihak pelaksanaan pilkada gak mematuhi protokol, perayaan-perayaan dilakukan, dan pengumpulan massa terjadi,” kata Mu’ti.

Diketahui, dorongan penundaan Pilkada serentak 2020 menguat setelah lantaran banyak pasangan calon yang melanggar protokol dengan membawa massa saat mendaftar ke KPU pada 4-6 September lalu.

Bawaslu bahkan telah mencatat sebanyak 316 bapaslon dari 243 daerah melakukan pelanggaran protokol kesehatan dalam tahapan pendaftaran.

Headline

Anak Didiknya Dipanggil Timnas, Ini Komentar Pelatih Akademi PSM

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pelatih akademi PSM Makassar, Muhammad Irfan Rahman, mengaku sangat bahagia ada anak didiknya yang kembali dipanggil oleh tim nasional Indonesia. Ia mengaku,...

3 Pemain U-16 PSM Juga Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menyampaikan surat permintaan pemain akademi PSM Makassar untuk mengikuti seleksi Garuda Select III. Dua pemain akademi...

Dua Pemain Akademi PSM Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak asosiasi Sepakbola tertinggi Indonesia, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali memanggil dua pemain muda PSM Makassar untuk mengikuti tahap seleksi di tim...

PW-KKT Jeneponto Kaltim Segera Dilantik

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP-KKT) Jeneponto bersama Perwakilan Pengurus Wilayah dan Panitia KKTJ Kaltim, menggelar rapat persiapan pelantikan. Rencananya, pelantikan pengurus...