26 C
Makassar
Monday, April 22, 2024
HomeDaerahParepare Jadi Tuan Rumah FDA BSKDN Kemendagri RI

Parepare Jadi Tuan Rumah FDA BSKDN Kemendagri RI

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Kota Parepare menjadi tuan rumah forum diskusi aktual (FDA) Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri RI. FDA itu berlangsung di Auditorium BJ Habibie Parepare, Selasa (5/3/2024).

Forum diskusi itu dibuka langsung Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali didaulat menjadi pembicara utama atau keynote speaker.

Dalam forum diskusi tersebut membahas terkait dinamika kesiapan pilkada serentak tahun 2024. Forum diskusi tersebut diisi pembicara Plh. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Plh. Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Horas Maurits Panjaitan dan Anggota KPU RI Idham Holik. Selanjutnya hadir sebagai pembicara, Ketua Bawaslu Parepare Zainal Asnun dan Rektor UM Parepare Prof Jamaluddin Achmad dan Dekan FISIP UNHAS Prof. Sukri Tamma.

Yusharto mengatakan, forum diskusi tersebut membahas kesiapan pelaksanaan pilkada serentak pada tahun 2024. Menurutnya, pilkada serentak tentu akan menghadapi berbagai dinamika, tantangan, kendala.

Yusharto membahas tiga tantangan yang kerap ditemui saat pelaksanaan pilkada serentak. Di antaranya terkait biaya pelaksanaan pilkada serentak yang mengalami peningkatan.

“Selain itu, faktor lain yang tidak kalah penting dalam tahapan pilkada yakni memastikan pemilih menggunakan hak pilihnya. Kemudian terkait pelanggaran netralitas ASN,” katanya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Akbar Ali menyambut baik kegiatan BSKDN Kemendagri yang dipusatkan di Parepare. Dia bersyukur kegiatan penting dari Kemendagri bisa dilaksanakan di Kota Parepare. Akbar juga menyampaikan Parepare sukses melaksanakan tahapan pemilu.

Dia menyebut proses pemilu di Parepare berjalan dengan kondusif Terkait pilkada, Akbar juga membeberkan telah menganggarkan biaya pelaksanaan pilkada. Pemkot telah mengalokasikan anggaran KPU sekitar Rp19 miliar, Bawaslu sekitar Rp5 miliar, dan TNI Polri sekitar Rp4,7 miliar.

spot_img

Headline

Populer

spot_img