29.4 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaNasionalJokowi Dikaitkan Kudeta AHY, Denny Siregar: Ngapain, 2024 Demokrat Habis Sendiri

Jokowi Dikaitkan Kudeta AHY, Denny Siregar: Ngapain, 2024 Demokrat Habis Sendiri

Penulis(*)
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Nama Presiden Jokowi ikut dikaitkan dengan isu upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat.

Elite Partai Demokrat menyebut kalau Moeldoko dalam upayanya merebut kursi pimpinan Demokrat mengklaim nama Presiden Jokowi. Meskipun hal ini sudah dibantah langsung oleh Moeldoko.

Penggiat media sosial Denny Siregar ikut menanggapi terseretnya nama Jokowi dalam isu ini. Dia menganggap tidak masuk akal jika Jokowi ikut dalam upaya kudeta tersebut.

Kalau pak @jokowi mau kudeta partai, ada banyak list partai2 besar yang bisa beliau ambil dan lebih menguntungkan.” kata Denny Siregar melalui akun media sosialnya, (2/2/2020).

Beberapa partai yang disebut lebih menguntungkan tersebut PDI Perjuangan, Gerindra, dan Partai Golkar. Adapun Partai Demokrat disebut tidak menjanjikan untuk direbut.

Ngapain kudeta @PDemokrat? Tahun 2024 nanti juga habis sendiri..” katanya.

Denny secara khusus juga menyindir AHY atas ribut-ribut yang terjadi dalam internal partainya.

Berantem sendiri. Ribut-ribut sendiri. Mau kudeta-kudetaan sendiri. Bikin suratnya ke @jokowi.. AHY mending belajar dulu deh jadi laki-laki. Sebelum mimpi jadi pemimpin negeri.” kata dia.

Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief terang-terangan menyebut Moeldoko sebagai dalang upaya pengambil alihan Partainya. Dia bahkan menyebut, Moeldoko mencatut nama Presiden Jokowi.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko,” kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @Andiarief_, dikutip dari merdeka.com.

BACA JUGA :  Habib Rizieq Tiba 10 November, Denny Siregar: Biar Dianggap Pahlawan

Andi juga menjelaskan, alasan AHY kirim surat ke Presiden Jokowi. Sebab, Moeldoko dalam upayanya mencatut nama Jokowi.

“Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” pungkasnya.

(*)

spot_img
spot_img

Headline