31 C
Makassar
Sabtu, April 17, 2021
BerandaRagamBj Habibie Wafat, AYP Sangat Kehilangan Sosok Putra Terbaik Bangsa

Bj Habibie Wafat, AYP Sangat Kehilangan Sosok Putra Terbaik Bangsa

- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Ketua DPP KNPI Periode 2011-2014, A.Muh.Yuslim Patawari turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya  Presiden RI ke 3 Bapak Prof.Dr. Baharuddin Jusuf Habibie.

Menurut, Andi Yuslim Patawari, sapaan AYP sosok dari Bapak Prof.Dr. BJ.Habibie orang bugis pertama yang menjadi presiden sejarah tercatat sebagai presiden yang cerdas konsisten dalam mengambil keputusan baik dalam politik maupun sebagai Teknokrat dalam ilmu kedirgantaraan memiliki ratusan Hak Paten yang akui dunia.

“Beliau tidak hanya sukses dalam kehidupan politik dan kecerdasaan ilmu pengetahuan tapi juga sukses dalam membina hubungan rumah tangga sehingga kisah asmaranya yang langgeng bersama ibu Ainun menjadi kisah yang pantas untuk dijadikan contoh bagi generasi masa kini,”kata Mantan Ketua DPP AMPI periode 2016-2020.

Lanjut, Alumni Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta ini seraya menambahkan bahwa sosok BJ Habibie sangat konsisten untuk saling mencintai adalah motivasi terbesar untuk menjalani proses kehidupan

“Konsisten ini tergambar di dalam film Ainun-Habibie menjadi pelajaran berharga bagi kita semua terkandung pesan yang berharga bila ingin sukses dalam memimpin bangsa, maka harus sukses memimpin keluarga mungkin benar kata orang bijak damainya bangsa berasal dari damainya keluarga,”tambahnya.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Politani Pangkep yang juga Dosen sangat berduka cita atas kehilangan putra terbaik  bangsa.

“Selamat jalan putra terbaik bangsa Bapak Prof.Dr. BJ Habibie. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah, memaafkan segala kekhilafan Bapak dan memberikan ketabahan pada keluarga yg ditinggalkan. Alfatihah.
Aaamiiin”terangnya.

Diketahui, Prof.Dr. Baharuddin Jusuf Habibie merupakan Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 dia meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat. Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Presiden ke-3 RI BJ Habibie tutup usia. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.

Kabar soal meninggalnya BJ Habibie  disampaikan oleh Kepala RSPAD Dr Terawan, Rabu (11/9/2019). “Benar, pukul 18.05 WIB,” ujarnya.

Riwayat kesehatan Habibie

Sebelumnya Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dirawat intensif di RSPAD Gatot Subroto.

Ada 44 dokter yang tergabung dalam tim dokter kepresidenan yang menangani kesehatannya. Mereka adalah para dokter spesialis dari berbagai bidang, dari ahli jantung hingga otak.

Kondisi Habibie memang dikabarkan menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dokter masih memantau perkembangan kondisi Habibie.

Sebelumnya, Habibie juga menjalani perawatan pada 2018. Kondisi kesehatannya menurun karena kelelahan setelah melakukan kegiatan di berbagai kota di Indonesia.

Laporan: Yusnadi

- Advertisment -

Headline