23 C
Makassar
Selasa, April 20, 2021
BerandaRagamKapal Motor Kayu Bocor Akibat Dihantam Ombak

Kapal Motor Kayu Bocor Akibat Dihantam Ombak

- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – KM Mega Jaya jenis kapal kayu yang memuat barang campuran ini tenggelam di Perairan Teluk Bone saat melakukan perjalanan menuju pelabuhan Kota Bau-bau Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu, (14/09) dini hari.

Informasi dihimpun, Kapal milik H Asis yang dinahkodai oleh H Mahmud, berangkat dari Pelabuhan Bajoe menuju Bau-bau sekira pukul 01.30 Wita. Kemudian, kapal tenggelam setelah beberapa jam berlayar sekitar Pukul 05.30 Wita. Semua barang yang dimuat di kapal tersebut, tak ada yang berhasil diselamatkan.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Bajoe, Muh.Asgar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

Menurut, Asgar kapal motor Mega Jaya ini berangkat dari Pelabuhan Bajoe menuju pelabuhan Jembatan Batu Kota Bau-bau sekira pukul 01.30 Wita. Namun, setelah beberapa jam berlayar diperairan Teluk Bone, kapal kayu bermuatan barang campuran tersebut tiba-tiba mengalami kebocoran pada bagian belakang akibat hantaman ombak.

“Benar ada kejadian seperti itu, tidak ada korban jiwa, 1 Nakhoda dan 10 ABK. Semua selamat. Lambung KM Mega Jaya bocor setelah dihantam ombak,” kata Asgar saat dikonfirmasi sulselekspres.com Minggu, (15/09)

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, Namun, barang campuran yang ada di kapal kayu tersebut tak ada yang bisa diselamatkan.

“Semua barang yang dimuat tidak ada yang bisa diselamatkan. Kerugian keseluruhan bersama kapal ditaksir mencapai Rp3,5 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, di perairan Labotto Kecamatan Cenrana adanya barang campuran terdampar ditengah laut, diduga barang tersebut milik KM Mega Jaya yang karam di perairan Teluk Bone, Sabtu, (12/09) dini hari

Alhasil, barang campuran yang terdampar tersebut, menjadi rebutan warga.

Edi Warga Desa Labotto yang bersiap melaut, terkejut melihat banyaknya barang yang terapung di bibir pantai. sejak Minggu subuh, (15/09) sontak, Ia pun mengarahkan perahunya dan melihat berbagai jenis barang mulai snack, lemari, kasur hingga tikar. (*)

Laporan: Yusnadi

- Advertisment -

Headline