31 C
Makassar
Kamis, September 23, 2021
BerandaNasionalWapres JK Nilai Infrastruktur Tak Mampu Rebut Hati Warga Papua

Wapres JK Nilai Infrastruktur Tak Mampu Rebut Hati Warga Papua

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kerusuhan di Kota Wamena berbuntut puluhan korban tewas dan luka. Berbagai aktivitas ekonomi masyarakat pun lumpuh sepekan terkahir.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pendekatan berupa pembangunan ekonomi seperti infrastruktur di Papua perlu dikaji kembali. Menurutnya, pendekatan budaya juga perlu diperdalam untuk mencegah konflik terjadi kembali di bumi cenderawasih.

Infrastruktur yang dibangun cukup masif oleh pemerintah di Papua dinilai JK tak lagi mampu merebut hati warga Papua.

BACA: Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Bersatu Kembali Bangun Wamena

“Kita selama ini pendekatannya infrastruktur, ekonomi, tapi itu pendekatan untuk orang kota. Untuk Papua yang masih lebih tradisional, pendekatannya mesti pendekatan budaya yang lebih dalam lagi,” ujar JK dikutip dari laman CNN Indonesia, Selasa (1/10/2019).

JK mengatakan makna kemakmuran dan kemajuan yang dipahami oleh pemerintah dengan masyarakat Papua berbeda. Selama ini pemerintah dan masyarakat pada umumnya menganggap pembangunan jalan maupun fasilitas transportasi di Papua sebagai bentuk kemajuan. Namun pembangunan itu ternyata tak berpengaruh pada kehidupan masyarakat Papua.

BACA: Jusuf Kalla Peringatkan Pengusaha Soal Proyek PLN

Menurutnya, pemerintah perlu mengkaji ulang apa yang sebenarnya diharapkan masyarakat Papua.

Selain itu, JK juga menganggap penting peran langsung dari kepala-kepala daerah. Baik itu gubernur, bupati, serta wali kota agar dapat memaksimalkan pembangunan di Papua.

“Karena itu perlu dikaji lagi keinginan masyarakat, tapi yang sangat penting peran pemimpin formal, gubernur, bupati, kepala daerah lain, agar betul-betul berfungsi dengan dana yang begitu banyak,” katanya.

BACA JUGA :  Bersama Menpan RB, Wapres JK Hadiri Pembukaan Kongres V PDI Perjuangan
BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.242,1
EUR
16.671,0
JPY
129,7
KRW
12,1
MYR
3.401,5
SGD
10.538,0
- Advertisment -