31 C
Makassar
Jumat, April 23, 2021
BerandaDaerahMahasiswa PMII Dan DEMA IAIN Bone Kembali Aksi Damai, Nyalakan 1000 Lilin 

Mahasiswa PMII Dan DEMA IAIN Bone Kembali Aksi Damai, Nyalakan 1000 Lilin 

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Puluhan  elemen mahasiswa yang tergabung pada organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone dan DEMA IAIN Bone, kembali menggelar aksi damai, aksi damai  kali ini digelar dengan menyalakan 1.000 lilin tepatnya di bawah Lingkaran Tugu Jam Kota Watampone, Selasa, (1/10/2019) malam.

Berdasarkan pantauan sulselekspres.com aksi damai mahasiswa ini dengan menyalakan 1.000 lilin yang dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekannya yang terkena musibah.

Randi diketahui merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sultra yang tewas tertembak saat melakukan aksi unjukrasa di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

“Malam ini kita melakukan kegiatan aksi damai membakar lilin, atau penyalaan 1.000 lilin untuk mengenang kematian Randi yang telah membela rakyat,” kata korlap aksi Muh Nurwan Tifta saat berorasi.

BACA: Pegawai SAR Bone Seragam Kenakan Batik

Selain diisi orasi yang disampaikan sejumlah orator secara bergantian, aksi solidaritas ini juga diisi dengan nyanyian berbagai lagu dan teatrikal serta puisi untuk Randi.

Sementara itu, Ketua PMII Cabang Bone Sudri mengecam oknum polisi tersebut dan meminta kasus ini diusut tuntas.

“Kami mengecam oknum aparat kepolisian yang telah mengakibatkan Randi meninggal. Kami meminta kasus ini diusut hingga tuntas,” kecam Sudri.

Ketua PMII Bone ini berharap kedepan hal serupa tidak lagi terjadi kepada mahasiswa saat menyampaikan pendapat di depan umum sebagaimana amanat UU yang berlaku.

“Pasalnya kebebasan berpendapat merupakan amanat UU yang berlaku,” harapnya.

Selanjutnya usai berorasi para mahasiswa duduk melingkar, kemudian mereka mengirimkan doa untuk Randi dan doa untuk Indonesia Damai.

Sebelumnya para aktivis mahasiswa ini melakukan unjukrasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone serta di Mapolres Jl Yos Sudarso, meminta pihak kepolisian menangkap pelaku penembakan terhadap Randi.

Mereka meminta pimpinan Polri untuk menangkap pelaku pembunuhan Randi dan menghentikan tindakan represif kepada mahasiswa.

“Kami mendesak pimpinan Polri agar mengusut tuntas pelaku penembakan terhadap almarhum Randi,” kata korlap aksi muhammad Nurwan Tifta.

Mahasiswa diterima langsung oleh Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

Dihadapan mahasiswa Kapolres Bone berjanji menyampaikan tuntunan para mahasiswa ke pimpinan atas.

“Terkait tuntutan mahasiswa  sudah menjadi perhatian pimpinan kami, bahkan pimpinan kami sudah langsung mengambil langkah, yaitu, memutasikan pimpinan Polda setempat,” kata Kadarislam.

Selanjutnya, Kadarislam, menyampaikan, terkait meninggalnya Randi seorang mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari,Sultra. Saat ini polri telah melakukan penyidikan.

Usai mendengar penyampaian Kapolres Bone, mahasiswa dan jajaran Polres Bone melaksanakan shalat gaib untuk Randi di Masjid Mapolres Bone.

- Advertisment -

Headline